Kondisi Jalan Sumedang di Kepanjen Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Minta Bantuan

Sekitarbandung.com – Kondisi aspal di Jalan Raya Sumedang, Kecamatan Kepanjen, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, dikeluhkan oleh warga dan para pedagang

Dicky Wicaksono

Kondisi Jalan Sumedang di Kepanjen Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Minta Bantuan
Kondisi Jalan Sumedang di Kepanjen Lebih Tinggi dari Halaman Permukiman, Warga Minta Bantuan (X/@akutyass)

Sekitarbandung.com – Kondisi aspal di Jalan Raya Sumedang, Kecamatan Kepanjen, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, dikeluhkan oleh warga dan para pedagang setempat.

Pasalnya, proses peninggian jalan raya tersebut kini lebih tinggi dibandingkan halaman permukiman warga. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan bencana, seperti banjir, terutama saat hujan lebat.

Dilansir dari unggahan akun X @akutyass pada Minggu (14/12/2025), terlihat kondisi aspal jalan yang semakin tinggi, bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan kondisi pada video sebelumnya. Warga menilai pembangunan tersebut dapat merugikan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, pemilik akun meminta bantuan warganet yang memahami prosedur resmi untuk mengatasi keluhan tersebut agar dapat membantu warga menyalurkannya kepada pihak terkait.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Soekarno Hatta Libatkan Sepeda Motor dan Truk, Satu Orang Meninggal Dunia di Tempat

“Bagi teman-teman yang paham untuk mengatasi keluhan ini secara resmi, warga meminta bantuannya, bisa DM saya,” tulisnya dalam caption.

Mungkin kondisi ini tidak terlalu berpengaruh bagi sebagian orang. Namun bagi dirinya dan warga setempat, lokasi tersebut merupakan tempat tinggal sekaligus tempat usaha untuk menyambung hidup. Ia berharap ada solusi dan perhatian dari pihak terkait.

Informasi di lokasi menyebutkan bahwa peninggian jalan raya tersebut telah berlangsung sejak tiga hari sebelumnya dan dikerjakan pada malam hari. Hingga kini, kondisi jalan masih tampak berpasir dan dipenuhi kerikil.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena menimbulkan debu yang mengarah ke area dagangan. Selain itu, warga juga khawatir material jalan akan tergerus ke arah rumah maupun tempat usaha apabila hujan deras turun.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Mahar Martanegara Libatkan Sepeda Motor dan Mobil, Satu Orang Meninggal Dunia di Tempat

Related Post

Tinggalkan komentar