Sekitarbandung.com – Internet bukan hanya sekadar tempat bermain, tetapi juga menyimpan banyak ancaman tersembunyi yang dapat mengintai anak tanpa disadari.
Ancaman tersebut mulai dari predator online hingga konten berbahaya yang muncul secara tiba-tiba. Lantas, apa saja ancaman lainnya?
Child Groomer
Predator online yang berpura-pura menjadi teman baik, lalu membangun hubungan emosional dan kepercayaan untuk tujuan eksploitasi seksual. Biasanya berinteraksi melalui game online atau media sosial.
Scammer
Modusnya membuat panik atau tergiur, seperti “Selamat! Kamu menang hadiah!” dengan tujuan mengambil data pribadi.
Konten Tanpa Filter
Konten dan iklan yang tidak sesuai usia, termasuk pornografi, menjadi ancaman terselubung di internet. Tanpa disadari, anak bisa terpapar.
Baca Juga: Pastikan Anak Gunakan Teknologi secara Aman, Yuk Kenalan dengan Parental Control!
Cyberbullying
Biasanya dilakukan oleh teman sebaya, teman sekolah, atau teman online dalam bentuk intimidasi, ejekan, atau pelecehan di kanal digital. Cyberbullying dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis anak.
Iklan Judol
Dapat ditemukan mulai dari kolom komentar media sosial, forum, atau konten bawaan. Biasanya dibalut dengan kata-kata seperti “gacor”, “cuan”, dan lain-lain.
Inilah mengapa penting bagi kita semua untuk lebih waspada dan memahami risikonya agar anak tetap aman saat beraktivitas di ruang digital.
Oleh karena itu, Diskominfo Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Kamis (2/4/2026) mengajak masyarakat untuk mengenali lebih jauh serta melindungi anak melalui PP TUNAS.
“Yuk kenali lebih jauh dan lindungi anak sekarang juga lewat PP TUNAS hadir untuk melindungi anak di ruang digital kunjungi di tunasdigital.id!” tulisnya dalam caption unggahan.
Baca Juga: 8 Tips Langkah Sederhana Orang Tua agar Anak Tidak Terlalu Main Gadget Sendirian di Rumah

