Sekitarbandung.com – Kemarin tersiar berita memprihatinkan terkait satu keluarga di Cianjur keracunan setelah mengonsumsi jamur tumbuh liar saat musim. Keterangannya, sekilas jamurnya mirip dengan jamur yang biasa diolah.
Nah, bahaya kan kalau asal dikonsumsi? Inilah mengapa perlu untuk mengenali tiga kelompok jamur berdasarkan kegunaannya.
3 Kelompok Jamur Berdasarkan Guna
Berdasarkan kegunaannya, secara garis besar jamur sering dikelompokkan menjadi tiga jenis yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Jamur Konsumsi (Edible Mushrooms). Aman dikonsumsi dan banyak dibudidayakan.
- Jamur Obat (Medicinal untuk pengobatan Mushrooms). Digunakan tradisional/modern karena mengandung senyawa aktif.
- Jamur Beracun (Poisonous Mushrooms). Berbahaya, tidak untuk dikonsumsi, menyebabkan gangguan kesehatan sampai kematian.
Ciri Jamur yang Aman Dikonsumsi
Membedakan jamur yang aman dikonsumsi dengan yang beracun lumayan sulit, karena jamur banyak jenisnya dan punya kemiripan yang identik. Secara umum, jamur yang aman dikonsumsi mempunyaj ciri seperti di bawah ini:
- Warna tidak mencolok. Biasanya putih, krem, cokelat.
- Aromanya segar tidak berbau menyengat.
- Tidak berubah warna saat dipotong atau dimasak.
- Tekstur yang bersih dan halus, tidak ada bintik menonjol.
- Tidak ada cincin pada pangkal batang.
Baca Juga: Nikita Willy Naik Angkot Saat Kulineran di Bandung, Ada Project Apa Ya?
Jamur yang Aman Dikonsumsi
Untuk konsumsi pribadi atau keluarga, sebaiknya jangan coba-coba yang aneh Wargi. Berikut enam jenis jamur yang aman dikonsumsi.
- Jamur Tiram
Populer, enak, banyak dibudidayakan dan digemari. - Jamur Kancing
Banyak nutrisi, rendah kalori. Cocok untuk diet. - Jamur Kuping
Kaya serat, protein, vitamin (B kompleks, C), mineral, dan antioksidan. - Jamur Shitake
Sumber protein nabati yang baik, jumlah asam aminonya mirip daging sapi. - Jamur Enoki
Mengandung banyak serat, protein, vitamin B, dan mineral. - Jamur Maitake
Kaya nutrisi, bebas lemak, dan rendah kolesterol.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Rabu (4/2/2026), mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati.

