Sekitarbandung.com – Nonton film ilegal berbahaya karena di Indonesia ada sekitar 49,5 juta penonton film bajakan yang menyebabkan kerugian industri kreatif Rp25-30 triliun per tahun.
Sementara itu, pengguna situs ilegal juga jauh lebih berisiko terkena malware dan pencurian data dibanding platform legal, selain melanggar hukum hak cipta.
Berikut risikonya kalau kamu masih menonton di situs ilegal:
- Virus
- Akun Diretas
- Data Bocor
- E-Wallet Dibobol
Maraknya praktik menonton film melalui situs ilegal menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap risiko keamanan digital yang mengintai di balik layanan gratis tersebut.
Baca Juga: Demi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Sejumlah Jalan Dialihkan Selama 4 Hari di Kota Tangerang
Padahal, ancaman seperti peretasan akun, pencurian data pribadi, hingga pembobolan dompet digital dapat berdampak langsung pada kerugian finansial dan kenyamanan pengguna.
Dengan beralih ke platform legal, masyarakat diharapkan dapat menikmati hiburan secara aman sekaligus berkontribusi dalam melindungi ekosistem industri kreatif agar terus berkelanjutan.
Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informasi Diskominfo Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Senin (2/2/2026), mengajak masyarakat untuk memilih platform legal.
“Yuk Wargi pilih platform legal agar data Wargi terlindungi, karena ternyata yang gratis belum tentu aman nih!” tulisnya dalam unggahan.
Baca Juga: Syuting Film Netflix Tygo di Bandung Jadi Sorotan, Libatkan Lisa BLACKPINK dan Aktor Internasional

