Sekitarbandung.com – Kemendikdasmen terus berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Pulau Sebatik, yang merupakan salah satu pulau kecil terluar yang terletak di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia, menjadi salah satu lokasi terpilih penerima bantuan revitalisasi.
Wamendikdasmen, Atip Latipulhayat, meresmikan delapan sekolah yang telah direvitalisasi di Pulau Sebatik pada Sabtu (17/1). Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Sebatik Barat.
Meski menjadi lokasi peresmian, sekolah tersebut baru dijadwalkan menjalani proses revitalisasi pada tahun 2026. Sementara itu, delapan satuan pendidikan yang telah diresmikan terdiri dari tiga SD, tiga SMP, satu SMA, dan satu SMK.
Wamen Atip dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan ikhtiar Presiden Prabowo Subianto untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca Juga: Pagi Ceria Awali Peresmian 26 Satuan Pendidikan di Probolinggo oleh Kemendikdasmen
Wamen Atip berpesan kepada seluruh warga sekolah agar selalu menjaga fasilitas-fasilitas penunjang pendidikan yang sudah dibangun.
Kunjungan ini mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang dinilai menunjukkan kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Ia menilai langkah tersebut sekaligus menegaskan hak pendidikan yang setara bagi anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Begitu pula dengan Kepala SMK Negeri 1 Nunukan, Jathu Roswita, yang turut menyampaikan apresiasi dan optimisme bahwa revitalisasi akan meningkatkan motivasi belajar siswa.
Baca Juga: Revitalisasi Rampung, Mendikdasmen Resmikan 10 Satuan Pendidikan di Karanganyar

