Sekitarbandung.com – Kirab budaya Milangkala Tatar Sunda menjadi puncak rangkaian perjalanan Mahkota Binokasih yang sebelumnya diarak melintasi berbagai daerah di Jawa Barat sebagai bagian dari kegiatan Napak Tilas Padjadjaran.
Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan pusaka agung warisan Kerajaan Sunda Pajajaran yang dibuat pada abad ke-14 oleh Prabu Bunisora Suradipati.
Sebuah perjalanan budaya penuh makna ini digelar untuk mengenang jejak leluhur sekaligus menunjukkan bahwa budaya Sunda tetap hidup, kuat, dan membanggakan.
Perjalanan kirab budaya berlangsung kurang lebih selama 16 hari. Puncak kirab akan berakhir di Gedung Sate, ikon pemerintahan Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 19.30 WIB hingga 20.00 WIB.
Bermula dari Museum Geusan Ulun Sumedang pada Sabtu, 2 Mei 2026, rombongan pembawa Mahkota Binokasih bergerak menuju Kawali di Kabupaten Ciamis, kemudian ke Kampung Naga di Tasikmalaya, Cianjur, Bogor, Karawang, Depok, hingga Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Pemkot Bandung Imbau Masyarakat Gunakan Area Parkir yang Disediakan dalam Milangkala Tatar Sunda
Rute kirab yang akan dilalui yaitu dari Kiara Artha Park, Jalan Jakarta, Jalan WR Supratman, hingga Gedung Sate. Sementara itu, kantong parkir yang disediakan yaitu sebagai berikut:
- Seputaran Gedung Sate.
- Kantor Inspektorat Jawa Barat.
- DPRD Jawa Barat.
- Masjid Pusdai.
- Bank Mandiri Bandung Surapati.
- Monumen Perjuangan.
Hal-hal yang diutamakan selama acara berlangsung yaitu sebagai berikut:
- Buang sampah pada tempatnya dan jaga Bandung tetap bersih.
- Tertib serta saling menghargai selama kirab berlangsung.
- Ikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama.
- Utamakan keselamatan diri dan sesama wargi.
- Gunakan area parkir yang telah disediakan agar lalu lintas tetap lancar.
Baca Juga: Mau Nonton Milangkala Tatar Sunda di Kota Bandung? Berikut Ini Lokasi Parkirnya!

