Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan memperkuat kolaborasi lintas OPD untuk menangani persoalan kesehatan mental dan penguatan karakter pelajar jenjang TK, SD, hingga SMP.
Dilansir dari unggahan Instagram @humas_bandung pada Kamis (12/2/2026), program penguatan karakter dengan pendekatan bela negara berkolaborasi dengan TNI dan Polri, dengan tujuan:
- Membangun pola pikir positif
- Menanamkan kemandirian dan tanggung jawab
- Menguatkan ketahanan mental agar tidak mudah terprovokasi atau diintimidasi
Integrasi Layanan Hingga Puskesmas
Kolaborasi dengan Dinkes diperkuat sampai tingkat kewilayahan. Alur penanganannya yaitu sebagai berikut:
- Deteksi dini di sekolah
- Pendampingan
- Rujukan ke puskesmas/layanan kesehatan bila diperlukan
Baca Juga: Gen Z Dominasi Bandung, Berikut Top 10 Kecamatan dengan Persentase Tertinggi!
Penguatan Kapasitas Guru
Guru BK (Bimbingan Konseling) se-Kota Bandung mendapatkan penguatan kapasitas untuk deteksi dini dan pendampingan siswa.
Asesmen Psikologis Siswa
Disdik memiliki tenaga psikolog yang melakukan asesmen bagi siswa terindikasi masalah mental.
Hasil asesmen lanjutan => dasar penanganan
- Pendampingan intensif di sekolah
- Rujukan ke layanan sesuai kebutuhan anak
Oleh karena itu, Pemkot Bandung dalam unggahannya mengajak masyarakat untuk membangun generasi yang tangguh dengan menjaga kesehatan mental sejak usia sekolah.
“Mari bangun generasi yang tangguh dengan menjaga kesehatan mental sejak usia sekolah,” tulisnya dalam unggahan.

