Sekitarbandung.com – LPG, CNG, dan LNG memang sama-sama gas, tetapi teknologi pengolahannya sangat berbeda total. Lantas, perbedaan apa saja yang dimaksud tersebut?
LPG si “Andalan di Dapur”
LPG = Liquefied Petroleum Gas
Gas ini berasal dari hasil sampingan pengolahan minyak bumi dan digunakan untuk:
- Memasak di rumah.
- Warung makan.
- UMKM kuliner.
Tabung gas hijau subsidi 3 kg atau pink non subsidi yang sering kita lihat termasuk LPG.
CNG: si “Sahabat Kendaraan”
CNG = Compressed Natural Gas
Gas alam ini dipadatkan dengan tekanan tinggi, tetapi tetap berbentuk gas dan digunakan untuk:
- Bahan bakar bus dan taksi.
- Kendaraan BBG.
CNG menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar minyak biasa.
LNG: si “Pemain Kelas Berat”
LNG = Liquefied Natural Gas
Gas alam ini didinginkan sampai sekitar -160°C hingga berubah menjadi cair agar volumenya jauh lebih kecil dan mudah dikirim dalam jumlah besar, serta digunakan untuk:
- Industri besar.
- Pembangkit listrik.
- Energi skala besar.
Baca Juga: Orang Tua Jangan Sering Scroll Media Sosial di Depan Anak, Mengapa Begitu?
Rekap Perbedaannya
LPG (Liquefied Petroleum Gas)
- Berasal dari minyak bumi.
- Bentuknya cair.
- Digunakan untuk memasak.
CNG (Compressed Natural Gas)
- Gas alam yang dikompresi.
- Bentuknya gas.
- Digunakan untuk kendaraan.
LNG (Liquefied Natural Gas)
- Gas alam yang didinginkan secara ekstrem.
- Bentuknya cair.
- Digunakan untuk industri besar.
Meski sama-sama berbentuk gas, LPG, CNG, dan LNG memiliki karakteristik serta fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari maupun industri besar.
Baca Juga: 7 Mobil Futuristik yang Dianggap Terlalu Maju pada Masanya, Bukan karena Gagal

