Marapthon The Last Tale Berawal dari Ide Iseng dan Berakhir Jadi Legenda di Internet

Sekitarbandung.com – Marapthon berawal dari obrolan santai antara Reza Arap, Yuka Theo, dan Tierison (Jot). Dari waktu kosong tanpa agenda, muncul satu ide sederhana, yaitu

Dicky Wicaksono

Marapthon The Last Tale Berawal dari Ide Iseng dan Berakhir Jadi Legenda di Internet
Marapthon The Last Tale Berawal dari Ide Iseng dan Berakhir Jadi Legenda di Internet

Sekitarbandung.com – Marapthon berawal dari obrolan santai antara Reza Arap, Yuka Theo, dan Tierison (Jot). Dari waktu kosong tanpa agenda, muncul satu ide sederhana, yaitu membuat subathon.

Dari sinilah lahir Marapthon, gabungan dari kata “Marathon” dan “Arap”.

Awalnya, acara ini hanya direncanakan berlangsung selama 3-5 hari. Namun, penonton dan komunitasnya terus bertambah.

Marapthon perlahan berubah menjadi “rumah” baru internet Indonesia setiap malam. Season 1 dimulai pada 24 November 2024 dengan slogan ikonik.

“Uangmu Menentukan Kehidupan Kami.”

Di rumah itu, lahir berbagai momen yang kini menjadi legenda internet. Mulai dari bermain game sampai pagi, chaos tengah malam, donation absurd, inside jokes, tangisan, hingga tawa yang terasa begitu nyata.

Marapthon dianggap bukan hanya sekadar tontonan biasa, tetapi juga tempat orang pulang setelah menjalani hiruk-pikuk kehidupan yang sangat melelahkan.

Baca Juga: Marapthon Season 3 Resmi Berakhir, Member dan Crew AAA Clan Saling Berikan Pujian Satu Sama Lain

Bahkan, Marapthon akhirnya berhasil mencetak sejarah dunia melalui Guinness World Records untuk birthday livestream YouTube dengan jumlah penonton terbanyak, yaitu 238.039 viewers.

Selain itu, juga rekor sticky notes terbanyak dalam 30 detik oleh Garry Ang dan Mister Aloy.

Season 2 hadir dengan skala yang lebih besar dan lebih ramai. Lalu hadir Season 3: “THE LAST TALE”. Lebih dari 100 hari nonstop bersama AAA Clan sejak 8 Februari 2026, menjadi salam perpisahan sebelum semua melanjutkan hidup masing-masing.

Pada akhirnya, seluruh cerita tersebut ditutup melalui FESTIVAAAL MARAPTHON: THE LAST TALE pada 20 Mei 2026 di Istora Senayan. Lebih dari 3.000 penonton hadir secara langsung dan tiket acara tersebut sold out dalam waktu singkat.

Marapthon mungkin selesai hari ini. Namun, semua malam panjang itu akan selalu tinggal di internet dan ingatan banyak orang. Hal ini karena beberapa cerita memang tidak benar-benar berakhir.

Lantas, sekarang pertanyaannya, jika memang Marapthon berakhir dan tidak akan pernah ada lagi, maka momen apa yang paling kamu rindukan?

Baca Juga: Aloy, Garry, dan Tierison Pecahkan 2 Guinness World Records di Live Streaming Marapthon

Related Post

Tinggalkan komentar