Mengenal Jenis Tanaman Pencegah Bencana Berdasarkan Fungsinya

Sekitarbandung.com – Berbagai jenis tanaman memiliki peran penting dalam mencegah dan mengurangi dampak bencana alam. Berdasarkan fungsinya, tanaman tertentu mampu menahan longsor, menyerap air untuk

Dicky Wicaksono

Mengenal Jenis Tanaman Pencegah Bencana Berdasarkan Fungsinya
Mengenal Jenis Tanaman Pencegah Bencana Berdasarkan Fungsinya (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Berbagai jenis tanaman memiliki peran penting dalam mencegah dan mengurangi dampak bencana alam.

Berdasarkan fungsinya, tanaman tertentu mampu menahan longsor, menyerap air untuk mencegah banjir, hingga melindungi wilayah pesisir dari abrasi.

Jenis tanaman pencegah bencana berdasarkan fungsinya yaitu sebagai berikut:

1. Tanaman Pencegah Tanah Longsor

  • Vetiver (Akar Wangi)
    Memiliki akar yang tumbuh lurus ke dalam tanah hingga 3–4 meter, sehingga sangat efektif menahan tanah di lereng curam.
  • Bambu
    Akar rimpangnya kuat dan menyebar luas, cocok ditanam di daerah perbukitan.
  • Lamtoro dan Kaliandra
    Tumbuh cepat serta dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mencegah erosi.

2. Tanaman Pencegah Banjir

  • Pohon Trembesi
    Memiliki kanopi luas dan daya serap air yang tinggi.
  • Pohon Mahoni, Sengon, dan Jabon
    Mampu menyerap banyak air hujan dan cocok untuk kegiatan reboisasi.

3. Tanaman Penahan Abrasi Pantai

  • Mangrove (Bakau)
    Melindungi garis pantai dari gelombang laut, menstabilkan sedimen, serta menjadi habitat penting bagi biota laut.
  • Nipah dan Pandan Laut
    Membantu menjaga garis pantai dan mencegah intrusi air laut ke daratan.

4. Tanaman Penahan Angin Kencang

  • Casuarina (Cemara Laut)
    Ditanam di garis pantai untuk memecah angin badai dan melindungi wilayah daratan.

Baca Juga: Penangkapan Resbob Menjadi Tersangka Disambut Kesenian Sunda

Salah satu cara alami dan efektif untuk mencegah atau mengurangi dampak bencana adalah dengan menanam tanaman pencegah bencana.

Lalu, apa saja peran tanaman dalam pencegahan bencana? Berikut di antaranya:

Peran Tanaman dalam Pencegahan Bencana

1. Menahan Erosi dan Longsor
Akar tanaman memperkuat struktur tanah sehingga tidak mudah longsor, terutama di lereng curam dan daerah perbukitan.

2. Mengurangi Risiko Banjir
Tajuk dan akar pohon membantu menyerap serta menyimpan air hujan, sekaligus mengurangi limpasan permukaan.

3. Mengatasi Kekeringan dan Menjaga Ketersediaan Air
Vegetasi membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi penguapan air.

4. Melindungi Pantai dari Abrasi dan Tsunami
Tanaman seperti mangrove berfungsi sebagai penghalang alami terhadap gelombang laut yang merusak.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Kamis (18/12/2025) mengajak masyarakat untuk menggalakkan gerakan penghijauan dan reboisasi di wilayah rawan bencana.

“Tanaman adalah garda terdepan dalam perlindungan lingkungan. Maka dari itu, gerakan penghijauan dan reboisasi harus terus digalakkan, khususnya di wilayah rawan bencana,” tulisnya dalam unggahan.

“Dengan memanfaatkan tanaman pencegah bencana, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tapi juga masa depan,” pungkasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas Libatkan Pejalan Kaki dan Truk di Simpang Kopo–Soetta, Satu Orang Meninggal Dunia

Related Post

Tinggalkan komentar