Mengapa Orang Meninggal Dunia Ditandai dengan Bendera Kuning?

Sekitarbandung.com – Pernahkah kamu terpikir mengapa saat ada orang yang meninggal dunia selalu ditandai dengan bendera berwarna kuning? Ternyata, sebelum menjadi simbol duka, bendera kuning

Dicky Wicaksono

[addtoany]

Mengapa Orang Meninggal Dunia Ditandai dengan Bendera Kuning?
Mengapa Orang Meninggal Dunia Ditandai dengan Bendera Kuning?

Sekitarbandung.com – Pernahkah kamu terpikir mengapa saat ada orang yang meninggal dunia selalu ditandai dengan bendera berwarna kuning?

Ternyata, sebelum menjadi simbol duka, bendera kuning telah digunakan dalam dunia pelayaran internasional sejak berabad-abad lalu.

Kapal yang membawa penyakit menular atau sedang menjalani karantina akan mengibarkan bendera kuning sebagai tanda peringatan bagi pelabuhan.

Pada masa Hindia Belanda, sistem karantina pelabuhan juga diterapkan di Nusantara. Tentu, di balik penerapannya terdapat alasan tertentu yang melatarbelakanginya.

Alasannya adalah untuk menandai rumah atau kawasan yang berkaitan dengan wabah penyakit menular sehingga masyarakat mengetahui adanya risiko penularan.

Baca Juga: Ternyata Taufik Hidayat Mantan Napi, Ibunya Depresi hingga Meninggal Dunia

Karena banyak penderita wabah akhirnya meninggal dunia, masyarakat lambat laun mengaitkan bendera kuning dengan kabar kematian.

Seiring berjalannya waktu, fungsi karantina mulai memudar. Namun, tradisi memasang bendera kuning sebagai penanda adanya warga yang meninggal dunia tetap bertahan di berbagai daerah di Indonesia.

Hingga hari ini, bendera kuning lebih dikenal sebagai simbol duka daripada simbol karantina.

Kendati demikian, asal-usulnya masih menjadi pembahasan sejarah karena belum ada satu sumber primer yang secara tegas memastikan bagaimana tradisi ini pertama kali berkembang di Indonesia.

Baca Juga: 8 Pemeran Preman Pensiun yang Telah Meninggal Dunia, Terbaru Saep Copet

Related Post

Tinggalkan komentar