sekitarbandung.com – Mini Bank SMKN 3 Bandung kini resmi diluncurkan oleh OJK Jawa Barat bersama Bank BJB. Kehadiran mini bank di sekolah ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan budaya menabung sejak dini serta mendukung program nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025 yang bertujuan mendorong generasi muda lebih cerdas dalam mengelola keuangan.
Mini Bank SMKN 3 Bandung Jadi Media Belajar Keuangan Siswa
Peresmian Mini Bank SMKN 3 Bandung diikuti oleh sekitar 300 siswa yang mendapatkan kesempatan belajar langsung tentang layanan perbankan. Melalui praktik di mini bank, siswa tidak hanya memahami teori menabung, tetapi juga mengalami pengalaman nyata membuka rekening, menyetor, dan mencatat transaksi. Aktivitas ini diharapkan menumbuhkan disiplin menabung sejak usia dini dan membiasakan siswa mengelola keuangan secara mandiri.
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Jawa Barat, Yuzirwan, menegaskan bahwa Mini Bank menjadi sarana edukasi keuangan yang efektif. “Dengan hadirnya Mini Bank SMKN 3 Bandung, siswa dapat belajar sekaligus mempraktikkan pengelolaan keuangan, sehingga terbentuk generasi muda yang cerdas dan bijak dalam menggunakan produk dan layanan keuangan,” jelasnya.
Baca Juga: Hunian Layak Bandung: 1.080 Warga Resmi Terima Rumah dari bank bjb
Program KEJAR Dorong Budaya Menabung di Jawa Barat
Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang digagas OJK bersama industri perbankan memiliki tujuan jangka panjang untuk meningkatkan inklusi keuangan. Sejak diluncurkan, jumlah rekening pelajar terus meningkat signifikan. Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 8,5 juta rekening pelajar di Jawa Barat dengan total nominal tabungan mencapai Rp1,3 triliun. Angka ini menunjukkan kesadaran sekolah dan siswa akan pentingnya menabung untuk masa depan.
Melalui Mini Bank SMKN 3 Bandung, siswa dapat melihat langsung bagaimana tabungan dapat dikelola, kapan perlu menabung, dan bagaimana menabung secara rutin membantu membangun kebiasaan keuangan yang sehat. Selain itu, mini bank juga menjadi media untuk mengenalkan konsep literasi keuangan secara praktis, termasuk cara membaca buku tabungan dan memahami layanan perbankan lainnya.
Bank BJB Dukung Operasional Mini Bank SMKN 3 Bandung
Pemimpin Wilayah Regional 1 Bank BJB, Iwan Prastyo, menekankan dukungan penuh institusi perbankan terhadap program ini. “Melalui Mini Bank SMKN 3 Bandung, para siswa dapat merasakan langsung manfaat layanan perbankan yang aman, mudah, dan terpercaya,” ujar Iwan. Keberadaan mini bank juga memperkuat sinergi antara perbankan dan dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri secara finansial.
Kepala Sekolah SMKN 3 Bandung, Agung Indaryatno, menyampaikan bahwa Mini Bank dan Agen BJB menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masa depan siswa. “Dengan membiasakan siswa menabung, kami berharap mereka tidak boros dan mampu menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan. Mini Bank SMKN 3 Bandung menjadi sarana yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut,” katanya.
Edukasi Keuangan untuk 1.800 Siswa
Selain peresmian mini bank, kegiatan di SMKN 3 Bandung juga diisi edukasi keuangan serta pembukaan rekening Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) untuk 1.800 siswa. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 SMKN 3 Bandung sekaligus memperkuat literasi finansial para siswa.
OJK Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan satuan pendidikan. Melalui Mini Bank dan Agen BJB, siswa diajak untuk memahami konsep pengelolaan keuangan sejak dini, sehingga terbentuk generasi muda yang cerdas, bijak, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Menuju Generasi Emas yang Cerdas Finansial
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program literasi keuangan tidak hanya teori, tetapi juga praktik nyata. Dengan hadirnya Mini Bank SMKN 3 Bandung, siswa dapat menanamkan kebiasaan menabung, memahami manfaat menabung, dan belajar mengelola keuangan dengan bijak. OJK Jabar bersama Bank BJB terus memperluas jangkauan program ini agar semua pelajar di Jawa Barat mendapatkan manfaat serupa, mendukung tercapainya generasi emas Indonesia 2045.
Dengan Mini Bank ini, SMKN 3 Bandung tidak hanya menjadi sekolah yang unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi pelopor pengenalan literasi keuangan yang menyeluruh bagi generasi muda. Kehadiran mini bank diharapkan menjadi contoh bagi sekolah lain di Jawa Barat untuk menanamkan budaya menabung sejak dini, membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, dan siap menghadapi masa depan.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai Program KEJAR dan Tabungan SimPel, bisa diakses melalui laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

