Sekitarbandung.com – Mulai 1 Juli 2026 mendatang, registrasi biometrik akan berlaku untuk seluruh nomor seluler baru di Indonesia. Kebijakan ini hadir untuk melindungi masyarakat dari:
- Penyalahgunaan identitas.
- SIM card ilegal.
- Penipuan digital.
- Kejahatan berbasis nomor anonim.
Hal tersebut dikarenakan di era digital, nomor seluler bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga pintu masuk ke berbagai layanan digital, transaksi, dan identitas pribadi.
Wajah Tidak Disimpan Operator
“Data biometrik dan data kependudukan tidak disimpan oleh operator seluler.” Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah.
Kendati demikian, proses yang terjadi dalam registrasi tersebut yaitu sebagai berikut:
- Beli nomor seluler.
- Masukkan nomor telepon dan NIK.
- Verifikasi OTP.
- Foto wajah untuk verifikasi.
- Data dienkripsi dan dicocokkan dengan Dukcapil.
- Nomor aktif.
Dengan kata lain, operator hanya menerima hasil berupa status SESUAI atau TIDAK SESUAI.
Baca Juga: Judi Online Tidak Datang Tiba-tiba, Awalnya Coba Lalu Ujungnya Derita
Manfaat Registrasi Biometrik
Sementara itu, manfaat registrasi biometrik di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Mencegah penggunaan KTP secara ilegal untuk aktivasi SIM card.
- Mengurangi penyalahgunaan identitas.
- Membantu menekan penipuan digital.
- Mendukung sistem anti-scam operator seluler.
- Meningkatkan keamanan transaksi digital.
Di sisi lain, operator seluler juga memperkuat sistem anti-scam masing-masing untuk membantu melindungi pelanggan dari potensi penipuan digital.
Data OJK/IASC mencatat kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp9,5 triliun dari 548 ribu laporan hingga April 2026.
Inilah mengapa registrasi biometrik menjadi salah satu langkah perlindungan bagi masyarakat.
Hal yang Perlu Dilakukan oleh Masyarakat
“Registrasi biometrik bukan hanya untuk membatasi masyarakat, melainkan untuk melindungi masyarakat sejak awal.” Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.
Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh masyarakat, yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
1. Untuk nomor baru
Mulai 1 Juli 2026, ikuti proses registrasi biometrik saat membeli nomor seluler baru.
2. Untuk pengguna prabayar existing
Registrasi biometrik masih bersifat sukarela atau voluntary registration.
3. Cek nomor atas nama sendiri
Pastikan NIK atau nomor KK Anda tidak digunakan untuk mengaktifkan nomor lain secara ilegal.
Jika menemukan nomor yang tidak dikenal, segera laporkan kepada operator untuk dinonaktifkan.
Nomor seluler saat ini bukan hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga menjadi pintu masuk ke layanan digital, transaksi, dan identitas pribadi.
Baca Juga: 5 Perusahaan Robotik yang Berpotensi Bisa Mengubah Masa Depan

