Sekitarbandung.com – Musisi sekaligus budayawan, Noe Letto, resmi diangkat sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia pada Kamis (15/1/2026).
Pengangkatan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah tenaga ahli lainnya yang berlangsung di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta.
Dewan Pertahanan Nasional merupakan lembaga strategis yang bertugas memberikan pertimbangan, rekomendasi, serta masukan kepada Presiden terkait kebijakan pertahanan negara.
Penunjukan Noe Letto sebagai tenaga ahli menarik perhatian publik karena latar belakangnya yang dikenal luas sebagai seniman, musisi, penulis, dan pemikir kebudayaan.
Baca Juga: Syuting Film Netflix Tygo di Bandung Jadi Sorotan, Libatkan Lisa BLACKPINK dan Aktor Internasional
Selama ini, Noe Letto aktif menyuarakan berbagai isu kebangsaan, kemanusiaan, serta nilai-nilai sosial melalui karya musik, tulisan, dan diskusi publik.
Selain itu, Noe Letto juga dikenal sebagai putra dari tokoh budayawan nasional Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, yang memiliki pengaruh besar dalam ranah pemikiran dan kebudayaan di Indonesia.
Keterlibatan Noe Letto di Dewan Pertahanan Nasional dinilai dapat memperkaya perspektif non-militer, khususnya dari sisi budaya, sosial, dan nilai kebangsaan dalam perumusan kebijakan pertahanan.
Diharapkan, peran Noe Letto sebagai tenaga ahli dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.
Baca Juga: Rayakan Hari Desa Nasional, Berikut Capaian Indeks Desa Nasional Jawa Barat Tahun 2025!

