Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026

Sekitarbandung.com – Untuk mengurai kepadatan serta memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman selama mudik Lebaran 2026, Dishub Jabar menerapkan kebijakan pembatasan operasional angkutan barang.

Dicky Wicaksono

Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026
Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026 (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Untuk mengurai kepadatan serta memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman selama mudik Lebaran 2026, Dishub Jabar menerapkan kebijakan pembatasan operasional angkutan barang.

Dalam kebijakan tersebut, pembatasan dilakukan terhadap sejumlah kendaraan yang di antaranya yaitu sebagai berikut:

  • Mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih.
  • Mobil barang dengan kereta tempelan.
  • Mobil barang dengan kereta gandengan.
  • Mobil barang untuk pengangkutan: 1) hasil galian (tanah, pasir dan batu), 2) hasil tambang, 3) bahan bangunan.

Waktu pengaturan lalu lintas di ruas jalan tol dan non tol untuk pembatasan angkutan barang diberlakukan mulai Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat s.d Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Ruas Jalan Tol

DKI Jakarta – Jawa Barat

  • Jakarta – Bogor – Ciawi
  • Ciawi – Cigombong – Cibadak
  • Bekasi – Cawang – Kampung Melayu
  • Jakarta – Cikampek

Jawa Barat

  • Cikampek – Purwakarta – Padalarang – Cileunyi
  • Cikampek – Palimanan – Kanci
  • Jakarta – Cikampek II Selatan Segmen Sadang – Setu (fungsional)
  • Cileunyi – Sumedang – Dawuan
  • Bogor Ring Road (BORR)

Jawa Barat – Jawa Tengah

  • Kanci – Pejagan

Baca Juga: Demi Urai Kemacetan, Pemprov Jawa Barat Berlakukan Libur bagi Transportasi Lokal di Lajur Mudik

Ruas Jalan Non Tol

DKI Jakarta – Jawa Barat

  • Jakarta – Bekasi – Cikampek – Pamanukan – Cirebon

Jawa Barat

  • Bandung – Nagreg – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar
  • Nagreg – Kadungora – Leles – Garut
  • Bandung – Sumedang – Majalengka – Cirebon
  • Bogor – Ciawi – Sukabumi – Cianjur – Cipatat – Bandung
  • Ciawi – Cisarua – Puncak – Cianjur
  • Padalarang – Gadog – Bangkong – Cimahi
  • Karawang – Subang – Indramayu – Cirebon
  • Sukabumi – Pelabuhan Ratu – Jampang – Cianjur – Garut – Tasikmalaya – Pangandaran – Banjar (Pantai Selatan Jawa Barat)
  • Subang – Lembang – Bandung

Jawa Barat – Jawa Tengah

  • Cirebon – Brebes

Pembatasan angkutan barang di ruas jalan tol dan non tol tidak berlaku bagi angkutan barang pengangkut:

  • Bahan bakar minyak – bahan bakar gas
  • Hewan ternak
  • Pupuk
  • Bantuan korban bencana alam
  • Barang pokok (beras, tepung, jagung, gula, sayur, buah, daging, ikan, minyak goreng, mentega, susu, telur, garam, kedelai, bawang, cabai)

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Kamis (14/3/2026) mengajak masyarakat untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

“Mari kita patuhi aturan yang berlaku dan saling mendukung demi terciptanya lalu lintas yang tertib dan kondusif di Jawa Barat. Bersama kita wujudkan transportasi yang selamat, lancar, dan berkeselamatan,” tulisnya dalam caption.

Baca Juga: Berkendara Aman dan Perjalanan Nyaman, Berikut Tips Aman Berkendara Mudik Jarak Jauh!

Related Post

Tinggalkan komentar