Sekitarbandung.com – OTP yang jatuh ke tangan pelaku dapat digunakan untuk mengakses rekening atau akun keuangan tanpa izin pemiliknya.
Bahkan, dalam waktu singkat pelaku dapat melakukan transaksi ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial.
Modus Penipuan yang Sering Terjadi
- Ngaku CS Bank/Marketplace: Pelaku pura-pura menjadi petugas dan meminta OTP dengan alasan akun bermasalah.
- Ambil Alih WhatsApp: Korban diminta memberikan OTP, lalu akun WA langsung dikuasai pelaku.
- Hadiah atau Undian Palsu: Iming-iming hadiah, tetapi OTP diminta untuk “klaim”.
- Bikin Panik dan Terburu-buru: Korban ditekan atau diancam supaya cepat memberikan OTP.
Baca Juga: Pastikan Kamu Cermat, Pemkot Bandung Imbau Masyarakat Waspada Saat Memesan Hotel Online
Tips Aman Menghadapi Penipuan OTP
- Jaga Kerahasiaan OTP: Kode OTP bersifat pribadi dan rahasia, jangan pernah membagikannya kepada siapa pun.
- Abaikan OTP Tak Dikenal: Jika menerima SMS OTP tanpa melakukan transaksi, abaikan dan segera hapus pesan tersebut.
- Hentikan Komunikasi Mencurigakan: Segera tutup telepon atau chat jika ada pihak yang meminta data pribadi atau kode OTP.
- Pastikan Nomor Aktif dan Aman: Gunakan nomor ponsel yang aktif dan terdaftar di bank agar OTP diterima dengan aman.
Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Senin (16/2/2026) mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan melindungi keuangan sekarang juga.
“Yuk, lebih waspada dan lindungi keuanganmu sekarang juga! Jangan lupa bagikan juga informasi ini agar semakin banyak yang sadar terhadap keamanan data,” tulisnya dalam caption.

