Sekitarbandung.com – Pandji Pragiwaksono yang belakangan ini menjadi sorotan di media sosial karena materi stand up-nya membagikan momen saat ia menjalani sidang adat di Tana Toraja.
Melalui unggahan akun Instagram pribadinya @pandji.pragiwaksono pada Kamis (12/2/2026), Pandji menceritakan bahwa masyarakat Toraja tidak menyangka atas kedatangannya.
“Di ujung proses sidang adat, sang pemimpin upacara adat mengatakan bahwa kebanyakan masyarakat Toraja tidak menyangka gue akan benar-benar datang,” tulisnya dalam caption.
Ketika melihat Pandji berjalan memasuki Tongkonan Kaero yang berusia 800 tahun, menurut pemimpin upacara adat dan beberapa tetua, kemarahan masyarakat langsung mereda.
Dalam pidatonya, pemimpin upacara adat mengatakan bahwa Pandji merupakan seorang Ksatria karena hadir dan menghadapi pertanyaan dari perwakilan 32 wilayah adat.
Baca Juga: Muhammadiyah Bantah Pihaknya Melaporkan Pandji Pragiwaksono Terkait Materi Stand Up Comedy Mens Rea
Usai upacara, Pandji mendatangi, menjabat tangan, dan memberitahu pemimpin upacara adat tentang nama lengkap serta arti namanya.
“Bapak perlu tahu, nama panjang saya Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo. Wongso Yudo artinya Bangsa Perang. Alias: Ksatria.”
Menanggapi hal tersebut, pemimpin upacara adat tersenyum dan menjabat tangan Pandji lebih erat. Hal ini mengingatkan Pandji akan sesuatu hal.
“Gue kembali ingat. Gue memang ditakdirkan untuk berjuang di jalan seperti ini. Supaya yang lain bisa belajar atau bisa melewati dengan nyaman jalan yang sudah dibuka,” pungkasnya.
Atas keberaniannya tersebut, netizen mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah Pandji yang luar biasa karena ia berani mempertanggungjawabkan segala yang ia ucapkan.

