sekitarbandung.com – Pemain berpotensi dicoret Timnas Indonesia menjadi topik panas usai muncul kabar bahwa Shin Tae-yong berpeluang besar kembali menukangi skuad Garuda. Setelah kepergian Patrick Kluivert, posisi pelatih kepala masih kosong, dan nama Shin kembali digadang sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut.
Pelatih asal Korea Selatan itu dikenal memiliki standar kedisiplinan tinggi dan kerap melakukan perombakan besar terhadap daftar pemain. Karena itu, jika Shin Tae-yong benar kembali, ada beberapa nama yang diprediksi tidak akan lagi menghuni daftar pemain Timnas Indonesia.
Hubungan Shin dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga dikabarkan mulai membaik. Bahkan, keduanya telah saling mengikuti di media sosial, sebuah sinyal kuat bahwa kemungkinan kerja sama mereka bisa terjalin kembali.
1. Marc Klok – Persib Bandung
Gelandang Persib Bandung ini jadi nama pertama dalam daftar pemain berpotensi dicoret Timnas Indonesia. Marc Klok sebelumnya merupakan pemain andalan Shin Tae-yong di lini tengah Garuda.
Namun setelah masa kerja Shin berakhir, Klok sempat melontarkan komentar kontroversial tentang gaya kepemimpinan pelatih asal Korea tersebut. Situasi ini bisa membuat posisinya kembali terancam jika Shin memegang kendali tim lagi.
Meski tampil impresif bersama Persib, kemungkinan besar Shin akan lebih memilih pemain muda dengan karakter yang sesuai filosofi permainannya.
2. Beckham Putra – Persib Bandung
Selanjutnya ada nama Beckham Putra, pemain muda Persib Bandung yang sedang naik daun. Walau punya potensi besar, Beckham belum pernah mendapatkan kesempatan tampil di bawah Shin Tae-yong.
Baru di era Patrick Kluivert, ia mendapat panggilan reguler ke skuad Timnas senior. Karena gaya bermain Shin yang menuntut fisik kuat dan disiplin tinggi, peluang Beckham untuk masuk kembali ke daftar pemain Timnas Indonesia bisa menurun jika pelatih asal Korea itu comeback.
3. Stefano Lilipaly – Dewa United
Pemain senior Stefano Lilipaly juga masuk dalam daftar pemain berpotensi dicoret Timnas Indonesia. Walau performanya masih solid bersama Dewa United, faktor usia (35 tahun) bisa menjadi penghalang besar.
Shin Tae-yong dikenal lebih memprioritaskan pemain muda dengan daya tahan dan mobilitas tinggi. Di masa kepemimpinan sebelumnya, Lilipaly juga sempat kehilangan tempat di skuad Garuda dan baru dipanggil lagi oleh Kluivert.
Jika Shin kembali, peluangnya untuk berseragam Merah Putih lagi bisa menipis.
4. Mees Hilgers – FC Utrecht
Nama terakhir yang masuk daftar pemain berpotensi dicoret Timnas Indonesia adalah Mees Hilgers. Bek FC Utrecht ini sempat terlibat ketegangan dengan Shin Tae-yong pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Beberapa laporan menyebut Hilgers sempat menyampaikan ketidakpuasan terhadap metode latihan Shin. Situasi itu menjadi salah satu faktor yang memperkeruh hubungan keduanya.
Kini, posisi Hilgers di klub Belanda itu juga tak menentu. Jika Shin kembali ke kursi pelatih Timnas, peluang Hilgers untuk mendapat panggilan bisa semakin kecil.
Baca Juga: Christophe Gamel dan Ancaman Selangor FC, Julio Cesar & Lucho Persib Waspada
Potensi Perombakan Besar di Timnas Indonesia
Kembalinya Shin Tae-yong bisa membawa perubahan besar bagi struktur Timnas Indonesia. Filosofi permainan cepat dan disiplin tinggi miliknya bisa memaksa beberapa pemain lama angkat kaki, sementara pemain muda berpotensi mendapat panggung baru.
Namun hingga kini, PSSI belum memberikan pernyataan resmi soal siapa yang akan mengisi kursi pelatih Timnas Indonesia. Publik sepak bola nasional masih menunggu keputusan final dari federasi.
Untuk pembaruan resmi dan berita sepak bola nasional, kunjungi PSSI.org atau pantau laporan terkini dari ESPN Indonesia.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

