Peringati 71 Tahun Konferensi Asia Afrika, Pemkot Bandung Gelar Pameran Bandung Milestone

Sekitarbandung.com – Dalam rangka memperingati 71 tahun Konferensi Asia Afrika, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pameran “Bandung Milestone” di Microlibrary Asia Afrika, kawasan Alun-Alun Timur

Dicky Wicaksono

[addtoany]

Peringati 71 Tahun Konferensi Asia Afrika, Pemkot Bandung Gelar Pameran Bandung Milestone (Instagram/@humas_bandung)
Peringati 71 Tahun Konferensi Asia Afrika, Pemkot Bandung Gelar Pameran Bandung Milestone (Instagram/@humas_bandung)

Sekitarbandung.com – Dalam rangka memperingati 71 tahun Konferensi Asia Afrika, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pameran “Bandung Milestone” di Microlibrary Asia Afrika, kawasan Alun-Alun Timur Kota Bandung, pada Jumat (24/4/2026).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan respons atas kegiatan yang dilakukan oleh Menteri Kebudayaan saat meluncurkan buku foto dan pameran foto di Hotel Oman.

“Pameran ini merupakan respon dari apa yang dilakukan oleh Menteri Kebudayaan ketika meluncurkan buku foto dan pameran foto di Hotel Oman pada akhir pekan lalu dalam rangka 71 tahun Konferensi Asia Afrika,” ujarnya dilansir dari unggahan akun Instagram @humas_bandung.

Dalam pameran ini, Pemkot Bandung menampilkan berbagai arsip yang telah diolah, baik dari sisi data maupun gambar, menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang telah dikonfirmasi kepada berbagai ahli.

Baca Juga: Target Putus Jukir Liar, Pemkab Bandung Wacanakan Parkir Berlangganan Setahun Sekali Bayar

Selain itu, Farhan juga menegaskan bahwa pameran milestone ini bertujuan untuk melihat bagaimana jejak-jejak perjuangan pergerakan kebangsaan yang berawal dari Kota Bandung.

“Nah di sinilah kita melakukan pameran milestone untuk melihat bagaimana jejak-jejak perjuangan pergerakan kebangsaan berawal dari Kota Bandung,” tuturnya.

“Dan puncaknya yaitu ketika Bandung menjadi tuan rumah pergerakan kemerdekaan global south movement di tahun 1955,” imbuhnya.

Harapannya, masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami sejarah kota bukan sekadar dari buku, tetapi melalui visual arsip yang telah diolah dan diverifikasi sehingga lebih mudah dipahami dan relevan dengan masa kini.

Baca Juga: Guna Tekan Pengangguran secara Signifikan, Pemkot Bandung Perkuat Kursus dan Pelatihan

Related Post

Tinggalkan komentar