Pemkot Bandung Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Terkait PKL yang Mengganggu di Sekitar Area Ibadah

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menindaklanjuti aduan masyarakat di sekitar area Pusdai–Jalan Diponegoro terkait sejumlah keluhan, di antaranya sebagai berikut: Gangguan kebersihan Aktivitas PKL

Dicky Wicaksono

Pemkot Bandung Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Terkait PKL yang Mengganggu di Sekitar Area Ibadah
Pemkot Bandung Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Terkait PKL yang Mengganggu di Sekitar Area Ibadah

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menindaklanjuti aduan masyarakat di sekitar area Pusdai–Jalan Diponegoro terkait sejumlah keluhan, di antaranya sebagai berikut:

  • Gangguan kebersihan
  • Aktivitas PKL hingga dini hari
  • Kerumunan yang mengganggu ketertiban

Aktivitas pedagang dan pengunjung yang berlangsung hingga pukul 02.00–03.00 dini hari tersebut berdampak pada kenyamanan lingkungan serta mengganggu aktivitas ibadah Subuh.

Kondisi ini memicu beberapa persoalan, di antaranya sebagai berikut:

  • Kerumunan hingga larut malam
  • Dugaan aktivitas negatif (mabuk)
  • Rasa tidak aman dan keresahan warga sekitar

Baca Juga: Pemkot Bandung Apresiasi Penyelenggaraan InclusiFEST 2025 Dorong Kota Lebih Inklusif

Oleh karena itu, Pemkot Bandung melalui unggahan akun Instagram @humas_bandung pada Senin (15/12/2025) menegaskan bahwa aktivitas berdagang diperbolehkan, namun harus tetap mengikuti peraturan yang berlaku.

“Ibadah wajib, jualan tertib! Berdagang boleh asal ikuti aturan ya, Wargi!” tulisnya dalam unggahan.

“Yuk, Wargi, jaga fasilitas dan kebersihan ruang publik Kota Bandung bersama!” lanjutnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga mempersilakan masyarakat untuk berdagang, namun mengingatkan agar tidak mengganggu ketertiban, tidak berjualan terlalu dekat dengan area ibadah, serta tidak menciptakan lokasi yang rawan dimanfaatkan untuk aktivitas negatif.

“Silakan berdagang, tapi jangan sampai mengganggu. Jangan sampai dekat-dekat area ibadah, dan jangan menciptakan tempat yang rawan dipakai untuk hal-hal negatif,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Resmi Luncurkan Logo City Branding Baru

Related Post

Tinggalkan komentar