sekitarbandung.com – Pengelolaan sampah pasar Bandung kini resmi diambil alih langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Langkah ini menjadi bentuk penanganan menyeluruh terhadap masalah sampah pasar yang selama ini kurang tertata dan cenderung tumpang tindih pengelolaannya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pengambilalihan ini tidak memandang siapa pihak swasta atau pengelola sebelumnya. Semua pasar akan dikaji satu per satu dan diambil alih untuk dikelola langsung oleh pemerintah melalui sistem yang lebih terkontrol.
“Semua pasar, tak peduli siapa pengelolanya, seperti PT Ginanjar atau lainnya, seluruh sampahnya kami ambil alih. Sudah dimulai dari Pasar Astana Anyar dan Gedebage. Berikutnya Pasar Ciwastra,” ungkap Farhan dalam konferensi pers, Rabu (9/7/2025).
Baca Juga: Fakta Mengejutkan! Sepertiga APBD Jabar 2025 Digunakan untuk Bayar Utang
DLH Bandung Libatkan BLUD dan UPT dalam Penataan Sistem Baru
Pengambilalihan ini bukan hanya tentang pengangkutan sampah, melainkan restrukturisasi total. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung akan menunjuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk menata sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Pemkot Bandung hanya akan mengambil peran sebagai regulator dan penjamin kebijakan. Sistem ini memungkinkan pengelolaan yang taat hukum dan tepat sasaran.
“Saya tidak akan ikut campur operasional. Yang penting ruang publik harus bersih, aman, dan terang benderang,” kata Farhan menegaskan.
Fokus Hulu ke Hilir: Solusi Permanen untuk Sampah Pasar
Dengan pengelolaan sampah pasar Bandung yang kini berada langsung di bawah kontrol pemerintah, diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih peran atau konflik kepentingan antara pengelola dan pihak swasta. Fokus utama adalah menciptakan sistem yang efisien dari hulu ke hilir—mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pembuangan akhir.
Selain itu, pemerintah akan memperkuat fungsi edukasi ke pedagang untuk memilah sampah organik dan anorganik secara mandiri. Hal ini juga sejalan dengan program pengurangan volume sampah dari sumber.
Tiga Pasar Prioritas dalam Tahap Awal:
-
Pasar Astana Anyar
-
Pasar Gedebage
-
Pasar Ciwastra (menyusul segera)
Ke depan, Pemkot Bandung akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pasar tradisional lainnya.
Kebijakan Nasional dan Referensi Terkait
Sebagai bagian dari upaya penataan sistem yang lebih baik, kebijakan ini juga merujuk pada pedoman pemerintah pusat. Untuk memahami pendekatan serupa di tingkat nasional, Anda dapat merujuk ke:
Kedua sumber tersebut memberikan gambaran bagaimana integrasi pengelolaan sampah bisa dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

