Pantas Disebut King! Belum Beres Paruh Musim, Penjualan Jersey Persib Bandung Tembus Angka 28 Ribu Pcs

Sekitarbandung.com – Tak hanya jago di atas lapangan, Persib Bandung juga lihai dalam mengelola manajemen bisnisnya secara bijak dan optimal. Salah satu buktinya adalah bagaimana

Dicky Wicaksono

Pantas Disebut King! Belum Beres Paruh Musim, Penjualan Jersey Persib Bandung Tembus Angka 28 Ribu Pcs
Pantas Disebut King! Belum Beres Paruh Musim, Penjualan Jersey Persib Bandung Tembus Angka 28 Ribu Pcs

Sekitarbandung.com – Tak hanya jago di atas lapangan, Persib Bandung juga lihai dalam mengelola manajemen bisnisnya secara bijak dan optimal.

Salah satu buktinya adalah bagaimana mereka berhasil mencatatkan penjualan jersey lebih dari 28 ribu pcs sebelum paruh musim usai atau sampai tanggal 21 Desember.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Fatma Wijaya, Head Of Retail dan Merchandising PT PBB dalam wawancaranya bersama @vivagoal.

“Penjualan jersey ini sebenarnya cukup mengejutkan juga. Sampai dengan tarikan terakhir tanggal 21 Desember 2025, jersey kita sudah menyentuh di angka penjualan 28 ribu. Tapi mix itu 28 ribu,” ujarnya.

Baca Juga: Persaingan Papan Atas Semakin Ketat! Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, Malut United FC Jadi Kandidat Juara Paruh Musim

Menurutnya, peningkatan penjualan yang signifikan ini disebabkan oleh tiga faktor, yang di antaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Awareness yang tinggi terhadap official merchandise
  2. Kualitas yang disajikan baik
  3. Prestasi klub yang memukau

Lebih lanjut, Fatma memohon maaf kepada Bobotoh karena permintaannya tinggi tapi ketersediaannya masih belum bisa menyesuaikan.

“Jadi, permintaannya memang sangat tinggi, sementara ketersediaan kami belum sepenuhnya sesuai dengan permintaan tersebut. Untuk itu, saya mohon maaf kepada Bobotoh. Ke depannya, kami akan mempersiapkan semuanya dengan lebih baik,” pungkasnya.

Baca Juga: Grafik Perjalanan Persib Bandung dari Awal Kompetisi hingga Pemuncak Klasemen di Akhir Tahun

Related Post

Tinggalkan komentar