Sekitarbandung.com – Jumat Agung dan Paskah merupakan dua hari raya penting dalam ajaran Kristen yang sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki makna, suasana, dan pesan spiritual yang sangat berbeda.
Jumat Agung adalah hari untuk mengenang penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan demi menebus dosa umat manusia.
Peristiwa ini menjadi momen penuh duka karena menggambarkan penderitaan, pengorbanan, serta kasih yang begitu besar kepada manusia.
Sementara itu, Paskah merupakan perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian pada hari ketiga setelah penyaliban, yang menjadi inti dari iman Kristiani.
Baca Juga: 1.679 Jemaah Haji Kota Bandung Dipastikan Berangkat Tahun Ini, Farhan: Mau dan Mampu!
Paskah membawa pesan kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus menjadi simbol harapan baru, kehidupan, dan keselamatan bagi umat manusia.
Dari segi waktu, Jumat Agung diperingati pada hari Jumat sebelum Paskah, sedangkan Paskah selalu dirayakan pada hari Minggu sebagai hari kebangkitan.
Suasana keduanya pun sangat berbeda, di mana Jumat Agung berlangsung khidmat, sunyi, dan penuh perenungan, sedangkan Paskah dirayakan dengan sukacita, nyanyian, dan perayaan penuh kegembiraan.
Dengan memahami perbedaan ini, masyarakat tidak hanya mengetahui sisi historisnya, tetapi juga dapat lebih menghargai makna mendalam dari setiap perayaan tersebut.
Baca Juga: 11 Tradisi Lebaran Hari Raya Idulfitri di Bandung yang (Sebagian) Nyaris Punah Ditelan Zaman

