Perjudian Kasino Bandung Berkedok Futsal Terungkap

sekitarbandung.com – Perjudian kasino Bandung berkedok futsal terungkap Aparat Polda Jabar berhasil membongkar praktek perjudian kasino Bandung yang beroperasi di New Ballroom Billiard, karaoke &

Aracely Azwa

Perjudian Kasino Bandung Berkedok Futsal Terungkap

sekitarbandung.com – Perjudian kasino Bandung berkedok futsal terungkap

Aparat Polda Jabar berhasil membongkar praktek perjudian kasino Bandung yang beroperasi di New Ballroom Billiard, karaoke & live music, Jalan Ahmad Yani, Kosambi, kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Senin malam (16/6/2025). Tempat ini tampak seperti ruko karaoke dan futsal biasa, namun menyembunyikan aktivitas judi skala besar.

Baca Juga: Judi Kasino di Bandung: Polda Jabar Sita Uang Rp359 Juta

Siapa dan Bagaimana?

Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, menyoroti bahwa aksi ini membuktikan bahwa perjudian kasino Bandung masih mengintai masyarakat. Belakangan diketahui tempat tersebut juga menyediakan meja judi Niu-Niu dan Baccarat, bukan sekadar billiard.

Menurut Andri, “ini permasalahan yang tak henti-hentinya beroperasi dengan berbagai cara agar tetap eksis di Kota Bandung tercinta.”

Kenapa Bisa Terjadi Lagi?

  • Kamara dipakai sebagai kedok: Tempat sebenarnya beroperasi sebagai kasino, tapi didaftarkan sebagai futsal dan karaoke.

  • Pengawasan minim: Aparat tingkat RT/RW dan warga tak mengetahui kegiatan nyata, menjadikan tempat tersebut leluasa beroperasi hingga aparat diminta segera memeriksanya.

Apa Dampaknya?

  • Merusak tatanan sosial: Judi bisa memicu kriminalitas, keributan, dan kerugian materi bagi warga.

  • Potensi merambah ke anak muda: Lingkungan seperti ini jadi sangat rentan menghanyutkan generasi muda.

  • Penurunan moral publik: Judi kerap disebut “penyakit masyarakat” bila dibiarkan tumbuh.

 Solusi yang Disarankan

  1. Patroli lingkungan rutin – RT/RW bersama aparat kewilayahan wajib tingkatkan pengawasan di wilayah masing-masing.

  2. Sosialisasi bahaya judi – Kampanye melalui media sosial, baliho dan forum warga.

  3. Pelaporan cepat ke aparat – Warga diminta sigap melaporkan tempat mencurigakan dengan dukungan RT/RW.

  4. Koordinasi antar lembaga – Polri, dinas terkait, dan pemkot bersinergi tutup celah operasional judi terselubung.

Seruan dari DPRD Bandung

Andri Rusmana mengimbau agar masyarakat proaktif:

“Konfirmasi dengan RT/RW, lalu tindaklanjuti jika ditemukan aktivitas mencurigakan. Jangan sampai kita kecolongan lagi.”

Langkah Berikutnya

Saat ini pihak kepolisian terus mendalami apakah tempat ini mendapat ‘beking’ atau perlindungan dari pihak tertentu. Sementara, DPRD meminta aparat menindak tegas dan meningkatkan patroli lingkungan secara berkelanjutan.

Mayoritas warga mendukung langkah ini, dan berharap agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

Apabila ingin terus mendapat info seputar berita dan acara sekitar Bandung, selalu kunjungi sekitarbandung.com untuk update terbaru!

Related Post

Tinggalkan komentar