Raksasa Tumbang! Tim Promosi PSIM & Persijap Bikin Sensasi

sekitarbandung.com – Raksasa Super League akhirnya bertekuk lutut di awal musim Super League 2025/2026. Dua tim promosi langsung membuat kejutan dengan menumbangkan Persebaya Surabaya dan Persib

Acsyara Aulia

Raksasa Tumbang! Tim Promosi PSIM & Persijap Bikin Sensasi

sekitarbandung.com – Raksasa Super League akhirnya bertekuk lutut di awal musim Super League 2025/2026. Dua tim promosi langsung membuat kejutan dengan menumbangkan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.

PSIM Yogyakarta sukses mempermalukan Persebaya Surabaya di hadapan ribuan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo. Sedangkan Persijap Jepara membungkam juara bertahan Persib Bandung dengan cara dramatis.

Hasil tersebut menandai awal mengejutkan bagi kompetisi kasta tertinggi musim ini. Tim promosi yang semula diragukan ternyata mampu bersaing dengan tim papan atas.

PSIM Yogyakarta yang baru kembali ke kasta tertinggi langsung menunjukkan taringnya. Pasukan Laskar Mataram mencatat kemenangan bersejarah atas Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.

Gol semata wayang dicetak Ezequiel Vidal yang menjadi pahlawan kemenangan tim tamu. Suasana Stadion GBT yang biasanya bergemuruh berubah hening karena Persebaya Surabaya gagal membalas.

Setelah kemenangan bersejarah itu, PSIM Yogyakarta kembali menunjukkan konsistensinya. Bermain di kandang sendiri, mereka berhasil menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1.

PSIM sempat tertinggal lebih dulu melalui penalti Dalberto di babak kedua. Namun keberuntungan datang setelah Betinho mencetak gol bunuh diri yang membuat skor menjadi seimbang.

Dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang, PSIM Yogyakarta mengoleksi 4 poin. Hasil tersebut menempatkan mereka sementara di posisi keempat klasemen Super League.

Tak kalah mengejutkan, Persijap Jepara juga menorehkan start gemilang. Klub asal Jawa Tengah ini menunjukkan mereka bukan sekadar tim pelengkap di kasta tertinggi.

Pada laga perdana, Persijap Jepara menahan imbang PSM Makassar dengan skor 1-1. Gol penyama kedudukan lahir dramatis di menit 90+9 melalui striker gaek Carlos Franca.

Momentum itu mereka lanjutkan saat menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini. Persijap tampil penuh determinasi melawan sang juara bertahan.

Meski sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Uilliam Barros di menit 90+2, Persijap tak menyerah. Carlos Franca menyamakan skor dan Abdallah Sudi mencetak gol kemenangan di menit 90+3.

Kemenangan 2-1 atas Persib Bandung membuat publik sepak bola nasional terkejut. Juara bertahan yang digadang-gadang akan dominan justru dipaksa pulang dengan tangan hampa.

Dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang, Persijap Jepara juga mengoleksi 4 poin. Hasil tersebut menempatkan mereka di posisi keenam klasemen sementara.

Dua tim promosi ini membuktikan mereka bisa bersaing dengan klub-klub besar. Kehadiran PSIM dan Persijap memberi warna baru sekaligus meningkatkan tensi kompetisi musim ini.

Sebaliknya, Bhayangkara FC yang juga promosi musim ini masih kesulitan. Klub berjuluk The Guardian belum mampu menembus papan atas.

Pada laga perdana, Bhayangkara FC harus mengakui keunggulan Borneo FC. Mereka kalah dengan skor tipis yang menyakitkan bagi suporter setia.

Di pertandingan kedua, Bhayangkara hanya mampu bermain imbang melawan PSM Makassar. Hasil itu membuat mereka baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.

Berbeda dengan PSIM dan Persijap, Bhayangkara masih butuh waktu menemukan ritme terbaik. Tekanan semakin besar karena tim lain sudah berlari kencang sejak awal musim.

Kejutan dua tim promosi ini sekaligus memberi peringatan keras kepada raksasa-raksasa Super League. Status klub besar tak lagi menjamin kemenangan otomatis.

Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini harus segera berbenah. Kekalahan dari tim promosi menjadi sinyal bahaya di awal musim yang sangat kompetitif.

Bonek dan Bobotoh jelas tak puas melihat tim kesayangannya kalah di tangan pendatang baru. Ekspektasi tinggi suporter bisa menjadi beban tambahan bagi manajemen dan pelatih.

Super League musim ini baru berjalan dua pekan, namun tensinya sudah panas. Setiap tim tak boleh lengah karena lawan bisa menghadirkan kejutan kapan saja.

PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara kini menjadi bahan pembicaraan utama di kalangan pecinta sepak bola. Mereka berhasil mencuri perhatian lewat performa impresif di awal musim.

Publik menunggu apakah keduanya mampu menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi. Jika berhasil, musim ini bisa menjadi salah satu cerita paling mengejutkan dalam sejarah Super League.

Baca juga : Persib Tumbang, 4 Pemainnya Justru Dipanggil Bela Garuda

Sementara itu, Bhayangkara FC dituntut segera bangkit agar tak tercecer di papan bawah. Tiga tim promosi ini akan terus mendapat sorotan di setiap pekan pertandingan.

Super League 2025/2026 semakin menarik dengan hadirnya kejutan dari tim promosi. Raksasa sudah tumbang, dan persaingan musim ini dipastikan akan lebih ketat serta penuh drama.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar