Rekayasa Lalu Lintas Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Dipastikan Berbasis Kajian, Guna Mobilitas Warga Lebih Lancar

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mempersiapkan manajemen rekayasa lalu lintas di kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu agar arus kendaraan tetap lancar setelah

Dicky Wicaksono

Rekayasa Lalu Lintas Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Dipastikan Berbasis Kajian, Guna Mobilitas Warga Lebih Lancar
Rekayasa Lalu Lintas Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Dipastikan Berbasis Kajian, Guna Mobilitas Warga Lebih Lancar

Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mempersiapkan manajemen rekayasa lalu lintas di kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu agar arus kendaraan tetap lancar setelah penataan ruang publik di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas disusun berdasarkan kajian teknis Pemprov Jawa Barat, kepolisian, dan perangkat daerah terkait.

“Perencanaan ini bersumber dari kajian konsultan penyusun Analisis Dampak Lalu Lintas yang hasilnya diimplementasikan sesuai hasil perangkingan skenario mitigasi oleh sejumlah tim dari beberapa dinas,” ujarnya, pada Selasa (28/4/2026).

“Tim tersebut terdiri dari Dishub Jabar, Ditlantas Polda, Dinas Penataan Ruang dan Bina Marga Jabar, Satlantas Polrestabes Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung,” lanjutnya.

Rasdian menuturkan bahwa pihaknya berperan dalam mengawal implementasi rekayasa lalu lintas di lapangan agar kebijakan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Baca Juga: Imbas Proyek Penggabungan Gedung Sate dan Gasibu, Jalan Diponegoro Ditutup Sementara selama Tiga Bulan

“Kami di Kota Bandung berperan untuk mengawal implementasi di lapangan agar berjalan efektif dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, jalur alternatif yang dipersiapkan yaitu arus kendaraan dari arah utara akan diarahkan melalui Jalan Surapati dan Jalan Sentot Alibasyah menuju jaringan jalan Citarum, Cilaki, hingga Cimanuk.

Kendaraan dari arah timur yang datang melalui Jalan Surapati maupun Jalan Ir. H. Juanda dialihkan melalui Jalan Sulanjana dan sebagian ruas Jalan Diponegoro.

Sementara kendaraan dari arah barat dan selatan diarahkan melalui Jalan Majapahit, Jalan Cimandiri, dan Jalan Cimanuk sebelum kembali ke ruas utama kota.

Lebih lanjut, Dishub Kota Bandung juga mempersiapkan langkah pendukung berupa penertiban parkir di badan jalan, pengurangan titik putar arah, penataan pedagang kaki lima, serta pengaturan akses keluar masuk kawasan perkantoran dan pertokoan.

Baca Juga: Soroti Ego Dedi Mulyadi, Aksi Kamisan Bandung Digelar di Depan Gedung Sate

Related Post

Tinggalkan komentar