sekitarbandung.com – Pemerintah Kota Bandung memperkuat peran RW Kawasan Bebas Sampah Bandung sebagai garda terdepan pembangunan lingkungan sehat dan tertib. RW bukan hanya penghubung pemerintah dan warga, melainkan pemimpin sosial yang memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan lingkungan bebas sampah.
RW Kawasan Bebas Sampah Bandung Jadi Garda Terdepan Program KBS
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa RW memiliki posisi strategis dalam pembangunan masyarakat di tingkat akar rumput.
“RW adalah pemimpin. Mereka harus adil, menghadirkan kenyamanan, dan kebermanfaatan bagi warganya. Itu kunci agar program pemerintah berjalan efektif,” ujar Erwin saat menghadiri Forum RW Kecamatan Kiaracondong, Kamis (11/9/2025).
Sebanyak 89 RW telah resmi dikukuhkan untuk memperkuat struktur kelembagaan masyarakat. Program ini sekaligus mendorong seluruh RW menjadi bagian dari Program Kawasan Bebas Sampah (KBS) Pemkot Bandung
Baca Juga: DLH Bandung Ingatkan Warga, Sampah di Sungai Bisa Picu Banjir Musim Hujan
Dana Rp200 Juta untuk RW Berprestasi
Setiap RW yang berstatus KBS akan mendapatkan dukungan dana Rp200 juta melalui program Plakarsa. Dana ini merupakan investasi sosial untuk membangun kemandirian warga.
“RW harus bebas dari sampah dan mampu menjaga lingkungan tetap sehat. Kalau sudah KBS, artinya masyarakat siap bersama-sama mewujudkan Bandung bebas sampah,” jelas Erwin.
Dana tersebut bisa digunakan untuk:
-
Peningkatan infrastruktur lingkungan RW
-
Pembelian alat pemilah sampah
-
Pelatihan warga terkait pengelolaan sampah
-
Program sosial yang mendukung keberlanjutan KBS
Strategi RW Kawasan Bebas Sampah Bandung untuk Lingkungan Sehat
Beberapa strategi RW dalam mencapai status KBS:
-
Pemilahan Sampah Sejak Rumah Tangga: Setiap keluarga wajib memisahkan sampah organik dan non-organik.
-
Bank Sampah RW: Mengumpulkan sampah yang masih bernilai ekonomi untuk didaur ulang atau dijual.
-
Edukasi Lingkungan: Pelatihan rutin bagi warga, termasuk anak-anak, agar sadar lingkungan sejak dini.
-
Monitoring dan Evaluasi: RW yang sukses menjadi contoh bagi RW lain, dengan pengawasan rutin dari Pemkot Bandung.
Dukungan Pemerintah dan Masyarakat
Keberhasilan program RW Kawasan Bebas Sampah Bandung membutuhkan kolaborasi antara Pemkot Bandung, RW, dan warga. Pemerintah menyediakan regulasi, dana, dan fasilitas, sementara warga memastikan partisipasi aktif dan kepatuhan terhadap standar kebersihan.
“Kita harus melihat ini sebagai investasi jangka panjang. Lingkungan bersih meningkatkan kualitas hidup, menurunkan risiko penyakit, dan memperkuat identitas komunitas,” tambah Erwin.
RW juga didukung komunitas lingkungan seperti Walhi Jawa Barat untuk pelatihan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Program RW Kawasan Bebas Sampah Bandung dengan dukungan dana Rp200 juta menjadi langkah strategis Pemkot Bandung dalam mewujudkan kota bebas sampah. RW yang aktif dan berkomitmen memastikan masyarakat ikut terlibat, sehingga Bandung lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

