sekitarbandung.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung kembali menegaskan agar masyarakat tidak membuang sampah besar di sungai Bandung, seperti kasur, bantal, atau limbah rumah tangga ukuran besar lainnya. Sampah ini kerap menyumbat aliran sungai dan selokan, meningkatkan risiko banjir saat hujan deras.
Dampak Sampah Besar di Sungai Bandung
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa benda-benda besar sering tersangkut di jaring penahan sampah di beberapa titik sungai. “Meskipun asalnya sulit ditelusuri, keberadaan sampah besar tetap mengganggu aliran air dan berisiko menyebabkan banjir,” ujarnya.
Menurut laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah sungai yang menumpuk dapat mengganggu ekosistem air, memicu penyakit, dan memperburuk banjir di perkotaan.
Baca Juga : Stok Beras Bandung Aman, Distribusi Terjamin, Harga Tetap di Bawah HET
Layanan Pengangkutan Sampah DLH Bandung
Darto menambahkan, warga yang kesulitan membuang sampah besar di sungai Bandung bisa memanfaatkan layanan DLH. Tim DLH siap mengangkut sampah secara gratis, terutama untuk kasus insidental.
“Kalau warga bingung membuang sampah besar, jangan dibuang ke sungai. Hubungi DLH, nanti kami angkut,” jelas Darto.
Untuk sampah komersial, DLH memiliki mekanisme berbeda, namun tetap menyediakan solusi agar tidak dibuang sembarangan. Contoh penanganan sampah insidental adalah rumah makan Sambara, yang DLH bantu mengangkut 11 rit truk berisi puing dan limbah lantai rusak secara gratis.
Persiapan Menghadapi Musim Hujan
Selain layanan pengangkutan, Pemkot Bandung memerintahkan DLH dan Dinas Sumber Daya Air serta Bina Marga (DSDABM) membersihkan jalur air, selokan, gorong-gorong, dan saluran menuju sungai. Langkah ini dilakukan agar aliran air lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan.
“Banjir sering terjadi karena tali air tersumbat sampah. Jalur air harus bersih agar hujan tidak menimbulkan genangan,” tegas Darto.
Edukasi dan Kesadaran Masyarakat
DLH menekankan kesadaran warga sebagai kunci keberhasilan pengelolaan sampah. Membuang sampah besar di sungai Bandung dapat berdampak fatal, meningkatkan risiko banjir, serta merusak ekosistem sungai.
DLH juga menempatkan jaring penahan sampah di titik strategis dan melakukan pemantauan rutin. Dukungan masyarakat sangat penting agar sungai tetap bersih. Warga bisa membaca panduan pengelolaan sampah di website resmi DLH Kota Bandung.
Tips Aman Mengelola Sampah Besar
-
Hubungi DLH untuk pengangkutan sampah besar secara gratis.
-
Jangan membuang sampah di selokan, sungai, atau aliran air terbuka.
-
Pisahkan sampah organik dan non-organik agar mudah diolah kembali.
-
Gunakan layanan bank sampah atau komunitas daur ulang lokal.
Dengan langkah ini, DLH berharap masyarakat Bandung semakin peduli lingkungan. Sungai bersih tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga menjaga kualitas air dan ekosistem sungai.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

