Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung Menumpuk 2 Tahun, Pemkot Siap Evaluasi Pengelola

sekitarbandung.com – Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung yang menumpuk selama dua tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Bandung. Tumpukan sampah yang berada di Jalan

Aracely Azwa

Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung Menumpuk 2 Tahun, Pemkot Siap Evaluasi Pengelola

sekitarbandung.com – Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung yang menumpuk selama dua tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Bandung. Tumpukan sampah yang berada di Jalan Suci, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler ini telah diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menggunakan 15 truk.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Pasar Cihaurgeulis.

“Insya Allah minggu ini saya akan panggil Dirut Pasar dan pengurus paguyuban yang terkait di sana. Satu-satu kita selesaikan, mulai dari sampah karena dua tahun gak diurus,” ujar Erwin saat ditemui di SMP Negeri 2 Bandung, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Kerja di Job Fair Kabupaten Bandung: Perjuangan Aditya dari Ciamis

Dampak Buruk Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung bagi Kesehatan Warga

Sampah Pasar Cihaurgeulis Bandung yang dibiarkan menumpuk begitu lama menyebabkan bau menyengat dan meningkatkan risiko penyakit. Hal ini telah berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

“Keterlaluan, dua tahun tidak diurus. Sampai banyak lalat, bau, dzolim karena banyak warga yang jadi sakit,” tambah Erwin.

Evaluasi dan Pembenahan Manajemen Pasar

Tidak hanya permasalahan sampah, Pemkot Bandung juga menyoroti masalah manajemen Pasar Cihaurgeulis. Pengelola dinilai lalai karena tidak memfasilitasi pedagang pindah ke kios baru yang telah selesai dibangun. Struktur bangunan pasar yang rusak juga tidak diperbaiki.

“Kalau terus dibiarkan, pasar bisa mati. Pembeli sudah belanja ke pasar lain karena tidak ada lahan parkir. Setelah sampah dibereskan, kita siram air sirih biar bisa jadi lahan parkir,” ucap Erwin.

Erwin menyebutkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi kondisi keuangan pengelola, jumlah pedagang aktif, dan total kios yang tersedia. Bila ditemukan indikasi kelalaian, pengelola saat ini bisa saja diganti.

“Kalau pengurus tidak mampu menyelesaikan masalah, ya diganti saja semuanya. Kalau rugi terus berarti ada yang salah dalam manajemen. Termasuk Perumda Pasar juga akan kita cek,” tegas Erwin.

Sumber: Tribun Jabar

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar