sekitarbandung.com – Pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa, Kota Bandung, mulai berjalan pada 7 September 2026. Selama proses pembangunan berlangsung, siswa sementara mengikuti kegiatan belajar mengajar di SDN 148 Cibaduyut. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa harus menunggu gedung baru selesai dibangun.
Pemerintah Kota Bandung memastikan relokasi sementara dilakukan dengan mempertimbangkan keberlangsungan pembelajaran dan kondisi siswa. Berdasarkan keterangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemindahan siswa ke SDN 148 Cibaduyut telah dilakukan pada 8 hingga 9 September 2026.
Pembangunan SDN 026 Bojongloa Mulai Berjalan
Pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa dapat dimulai setelah Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG diterbitkan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Gufron menyatakan PBG sekolah tersebut telah terbit sehingga pembangunan fisik dapat dilaksanakan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan renovasi permanen SDN 026 mulai dijalankan pada 7 September 2026. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani kebutuhan fasilitas pendidikan bagi siswa yang sebelumnya belajar di sekolah tersebut.
Pemerintah menargetkan gedung pertama dapat selesai sekitar akhir 2026. Sementara itu, keseluruhan sekolah ditargetkan dapat digunakan secara penuh pada April 2027. Target tersebut menjadi acuan dalam proses pembangunan, sedangkan pelaksanaannya tetap mengikuti perkembangan pekerjaan di lapangan.
Baca juga: Persib vs Persija 12 September 2026, Laga Sengit Menanti di GBK
Siswa Belajar Sementara di SDN 148 Cibaduyut
Selama gedung SDN 026 dibangun, kegiatan belajar siswa dialihkan ke SDN 148 Cibaduyut. Penggunaan gedung dilakukan dengan sistem dua sesi agar aktivitas kedua sekolah tetap dapat berlangsung.
Siswa SDN 148 Cibaduyut menjalankan kegiatan belajar pada pagi hari. Setelah itu, gedung digunakan oleh siswa SDN 026 pada siang hari. Pengaturan tersebut menjadi solusi sementara selama pembangunan sekolah berlangsung.
Menurut keterangan Pemerintah Kota Bandung, lokasi SDN 148 Cibaduyut relatif dekat dengan sekolah sebelumnya. Kondisi itu membuat siswa masih dapat menjangkau lokasi belajar sementara dengan berjalan kaki.
Relokasi tersebut juga tidak hanya berkaitan dengan pengaturan ruang belajar. Pemerintah memperhatikan kondisi psikologis siswa selama masa perpindahan. Pendampingan melibatkan guru bimbingan dan konseling, psikolog, Dinas Kesehatan, DP3A, serta KPAD Kota Bandung.
Pendampingan tersebut dilakukan agar siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik selama harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah sementara. Dukungan itu juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan selama pembangunan berlangsung.
Baca juga:GIIAS Bandung 2026 Dibuka, 19 Merek Pamer Teknologi Otomotif Terbaru
Pemerintah Berhati-hati soal Data Siswa
Informasi mengenai jumlah siswa SDN 026 Bojongloa perlu disampaikan secara hati-hati karena terdapat perbedaan angka dalam sejumlah sumber. Beberapa media menyebut angka 945 siswa, sedangkan Referensi Data Kemendikdasmen mencatat 845 peserta didik dalam kondisi data 4 September 2026.
Perbedaan tersebut membuat angka jumlah siswa tidak digunakan sebagai dasar utama dalam artikel ini. Pendekatan tersebut penting untuk menjaga akurasi informasi dan menghindari penyampaian data yang belum memiliki kesesuaian antar sumber.
Dalam konteks pembangunan sekolah, keberlanjutan pendidikan menjadi perhatian utama. Relokasi ke SDN 148 memungkinkan kegiatan belajar tetap berjalan ketika pekerjaan konstruksi berlangsung di lokasi SDN 026.
Pemerintah Kota Bandung juga perlu memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Terbitnya PBG menjadi salah satu dasar penting sebelum pembangunan fisik dilaksanakan. Dengan adanya perizinan tersebut, pekerjaan gedung baru dapat dilanjutkan sesuai rencana.
Bagi orang tua dan siswa, kepastian lokasi belajar sementara memberikan kejelasan selama masa pembangunan. Sistem dua sesi memungkinkan fasilitas SDN 148 digunakan bersama tanpa menghentikan kegiatan belajar salah satu sekolah.
Pembangunan gedung baru SDN 026 Bojongloa menjadi bagian dari upaya menyediakan fasilitas pendidikan yang dapat digunakan kembali setelah pekerjaan selesai. Pemerintah menargetkan gedung pertama rampung pada akhir 2026 dan seluruh sekolah dapat digunakan pada April 2027.
Selama menunggu penyelesaian, informasi mengenai jadwal belajar, lokasi sementara, dan perkembangan pembangunan menjadi hal penting bagi keluarga siswa. Masyarakat sebaiknya merujuk pada keterangan Pemerintah Kota Bandung, Dinas Pendidikan, dan sumber resmi lainnya untuk memperoleh informasi terbaru.
Dengan dimulainya pembangunan pada 7 September 2026, proses penataan fasilitas SDN 026 Bojongloa kini memasuki tahap pekerjaan fisik. Sementara itu, siswa tetap menjalani pembelajaran di SDN 148 Cibaduyut dengan pembagian waktu yang telah disiapkan.
Kebijakan tersebut memungkinkan pembangunan fasilitas sekolah tetap berjalan tanpa menghentikan kegiatan pendidikan siswa selama proses berlangsung.

