Sekitarbandung.com – Menurut berbagai laporan, kekayaan bersih yang dimiliki Elon Musk diperkirakan mencapai Rp17.800 triliun.
Angka tersebut menjadikannya salah satu manusia terkaya yang pernah hidup dalam sejarah modern.
Kekayaan tersebut tidak berasal dari satu sumber, tetapi sebagian besar berasal dari kepemilikannya di sejumlah perusahaan besar seperti:
- Tesla.
- SpaceX.
- Starlink.
- xAI.
- X.
Nilai perusahaan-perusahaan inilah yang menjadi fondasi utama dari kekayaannya.
Jika gajimu Rp100 juta per bulan, maka dalam setahun kamu akan memperoleh sekitar Rp1,2 miliar.
Jumlah tersebut sudah tergolong sangat tinggi bagi kebanyakan orang Indonesia.
Jika seluruh penghasilan itu ditabung, tanpa digunakan untuk kebutuhan apa pun, maka kamu membutuhkan sekitar 14,8 juta tahun.
Baca Juga: Perjalanan SpaceX yang Buat Elon Musk Menjadi Triliuner Pertama
Dalam kurun waktu tersebut digunakan untuk menyamai kekayaan Elon Musk saat ini.
Jika dibagi secara kasar berdasarkan usia Elon saat ini, maka nilainya setara dengan sekitar Rp886 miliar per hari atau Rp36,9 miliar per jam.
Sulit dibayangkan? Mungkin analogi ini lebih mudah dipahami.
Jika kekayaan Elon Musk dibagi secara rata kepada seluruh penduduk Indonesia (±285 juta jiwa), maka setiap orang akan memperoleh sekitar Rp62 juta.
Seluruh angka tersebut merupakan estimasi kekayaan bersih (net worth) dan dapat berubah mengikuti nilai aset serta harga saham yang dimiliki.
Perbandingan ini menunjukkan betapa besarnya skala kekayaan yang dimiliki Elon Musk, hingga sulit dibayangkan jika hanya dibandingkan dengan penghasilan atau tabungan kebanyakan orang.
Baca Juga: 9 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Terkenal yang Ada di Dunia

