Sekitarbandung.com – Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW dan menjadi tonggak spiritual bagi umat Islam hingga saat ini.
Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, sekitar satu tahun sebelum hijrah ke Madinah, pada masa Rasulullah menghadapi cobaan berat setelah wafatnya Khadijah dan Abu Thalib yang dikenal sebagai Amul Huzn.
Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem dalam satu malam, yang ditempuh dengan kendaraan bernama Buraq dan ditemani Malaikat Jibril atas kehendak Allah SWT.
Setelah tiba di Masjidil Aqsa, Rasulullah melanjutkan peristiwa Miraj, yaitu perjalanan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha dan bertemu dengan para nabi terdahulu di setiap lapisan langit.
Dalam peristiwa Miraj inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban salat bagi umat Islam sebagai ibadah utama dan tiang agama.
Perintah salat awalnya ditetapkan sebanyak 50 kali dalam sehari semalam, kemudian diringankan menjadi lima waktu tanpa mengurangi nilai pahala bagi umat yang melaksanakannya.
Isra Miraj mengandung pesan mendalam tentang keimanan, kesabaran, dan ketaatan, serta menjadi pengingat bahwa di tengah kesulitan selalu ada pertolongan dan kemuliaan dari Allah SWT.
Pada Jumat, 16 Januari 2026 yang bertepatan dengan 27 Rajab 1447 H, peringatan Isra Miraj menjadi momentum bagi umat Islam untuk merefleksikan makna salat dan memperkuat keimanan dalam menghadapi tantangan kehidupan masa kini.
Baca Juga: Masjid Al-Jabbar Buka 24 Jam, Dilengkapi Fasilitas Lengkap dan Akses Parkir Nyaman

