Sekitarbandung.com – Berdasarkan HR. Tirmidzi no. 2417, dijelaskan bahwa harta yang kita dapatkan di dunia akan kita bawa hingga ke akhirat untuk diminta pertanggungjawabannya.
Bahkan, kita akan ditanya apakah harta tersebut didapatkan dan digunakan di jalan yang Allah ridhai, atau justru diperoleh dengan cara yang haram dan dihabiskan untuk kemaksiatan.
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia dimintai pertanggungjawaban tentang umurnya ke mana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”.
Larangan Mendapatkan Harta dengan Cara yang Haram
Rasulullah berkata kepada Ka’ab,
“Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram akan berhak dibakar dalam api neraka.” (HR. Tirmidzi no. 614).
Larangan Menggunakan Harta Halal di Jalan Kemaksiatan
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang diberi rezeki sesuatu yang haram, lalu dia beramal dengannya, maka amalnya tertolak dan menambah siksaan di akhirat.”
Baca Juga: ATM di Bandung yang Sediakan Uang Rp 10 Ribu, Siap untuk Bagi-bagi THR saat Lebaran
Harta Halal Tidak Boleh Digunakan Berlebihan
Allah SWT. berfirman:
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan”. (QS. Al Isra’: 26-27).
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah SWT. tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al-A’raf: 31).
Maka dari itu, mari kita sadari bahwa harta yang kita cari selama ini merupakan cara Allah SWT. menguji hamba-hamba-Nya, sehingga kita wajib mencarinya dengan cara yang halal dan menggunakannya di jalan yang diridhai-Nya.
Karena melalui harta, seseorang bisa masuk surga-Nya Allah SWT. atau justru menjerumuskan pemiliknya ke dalam neraka jahannam, wa iyyana’udzubillah.
Lalu, Baiknya Bagaimana Menyikapi Harta?
Yuk, kita perhatikan hadis berikut ini:
Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah pernah menyembelih seekor kambing kemudian meminta istrinya untuk membagikannya kepada para tetangga.
Rasulullah kemudian bertanya, “Apa yang tersisa darinya?” Aisyah menjawab, “Tidak ada yang tersisa kecuali (bagian) bahu.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Semua yang tersisa kecuali bahunya” (HR. Tirmidzi no. 2470).
Maksudnya adalah seluruh kambing tersebut menjadi pahala di akhirat karena dibagikan, kecuali bagian yang dimakan.
Hadis tersebut menjelaskan tentang hakikat harta dan sedekah, di mana harta yang sesungguhnya akan kekal dan bernilai di sisi Allah SWT. hanyalah yang disedekahkan.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Minggu (8/3/2026) mengajak masyarakat untuk menyalurkan harta halal terbaik di jalan Allah SWT.
“Yuks Wargi Jabar, selagi di Bulan Ramadan, mari kita salurkan harta halal terbaik kita di jalan Allah SWT. Wargi Jabar Bisa Salurkan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf melalui Baznas Provinsi Jawa Barat!” tulisnya dalam unggahan.
Baca Juga: Gaji UMR + THR Bisa Bikin Merdeka Finansial? Berikut Rumus Simpelnya!

