sekitarbandung.com – Wacana pembentukan Kabupaten Bandung Timur (KBT) kini semakin nyata. Hasil kajian resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 2024 menetapkan Solokanjeruk sebagai calon ibu kota Kabupaten Bandung Timur.
Keputusan ini dipaparkan dalam audiensi antara Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT) dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Kabupaten Bandung pada Senin (29/9/2025).
Baca Juga: Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Libatkan Puskesmas dan UKS, Begini Hasil Rapat Kemenkes
Alasan Solokanjeruk Jadi Ibu Kota Kabupaten Bandung Timur
Ketua PMBT, Atep Somantri, menjelaskan bahwa Solokanjeruk dipilih karena posisinya strategis di jalur utama Rancaekek–Majalaya, infrastruktur jalan yang sudah berkembang, serta potensi ekonomi yang terus meningkat.
“Betul, hasil kajian sudah jelas, Kabupaten Bandung Timur akan menaungi 11 kecamatan dengan pusat pemerintahannya di Solokanjeruk,” kata Atep.
Kecamatan yang Masuk Wilayah Kabupaten Bandung Timur
Berdasarkan kajian, ada 11 kecamatan yang akan bergabung dalam KBT, yaitu:
-
Ciparay
-
Pacet
-
Kertasari
-
Majalaya
-
Solokanjeruk
-
Ibun
-
Paseh
-
Cikancung
-
Cicalengka
-
Nagreg
-
Rancaekek
Sementara itu, empat kecamatan lainnya — Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan, dan Bojongsoang — tetap berada di Kabupaten Bandung induk.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
PMBT menekankan agar hasil kajian ini segera diusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jika diterima, wilayah KBT akan masuk daftar Calon Persiapan Daerah Otonomi Baru (CPDOB).
“Kami ingin akhir 2025 usulan ini sudah bisa diterima Pemprov Jabar,” ujar Atep.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, juga memberikan dukungannya. Menurutnya, pemekaran ini menjadi solusi untuk mempercepat layanan publik sekaligus pemerataan pembangunan di kawasan timur.
Sebagai informasi, detail mengenai tahapan pemekaran wilayah di Jawa Barat bisa dipelajari langsung melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tantangan yang Harus Dipersiapkan
Meski Solokanjeruk sudah ditetapkan sebagai calon pusat pemerintahan, berbagai tantangan masih menanti. Mulai dari pembangunan kantor pemerintahan, sarana kesehatan, hingga pusat ekonomi baru yang mampu melayani lebih dari satu juta penduduk di wilayah timur Bandung.
Kajian ini juga melibatkan analisis akademis dari Universitas Padjadjaran yang menyoroti kesiapan wilayah dalam aspek demografi, potensi fiskal, dan pemerataan pembangunan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

