sekitarbandung.com – Tawuran pelajar Cadas Pangeran Sumedang kembali memicu kekhawatiran warga. Aksi kekerasan antar pelajar ini bukan hanya mengganggu ketertiban, tapi juga menimbulkan korban luka. Dalam insiden tawuran pelajar Cadas Pangeran yang terjadi Kamis (12/6/2025), dua pelajar mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Lokasi tawuran ini berada hanya 150 meter dari patung Pangeran Kornel – salah satu ikon sejarah Sumedang. Bentrok terjadi antara dua kelompok pelajar dari SMK Geusna Ulun dan SMK Bina Putra Indonesia (BPI) Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Baca Juga: Agenda Event Jawa Barat Juni 2025 yang Paling Dinantikan
Kronologi Tawuran Pelajar Cadas Pangeran
Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, menyatakan bahwa aksi tawuran pelajar di Cadas Pangeran dipicu perjanjian yang dibuat melalui media sosial. Setelah janjian, mereka bertemu di lokasi dan bentrok secara brutal.
“Sebelum tawuran terjadi, para pelajar sudah janjian lewat media sosial,” ujar Kapolres.
Polisi Amankan 15 Pelajar dan Barang Bukti
Sebanyak 15 pelajar diamankan dari sebuah rumah kos yang dijadikan markas. Dari lokasi itu, polisi menyita dua celurit dan empat unit sepeda motor. Aksi cepat petugas mencegah korban lebih banyak dalam tawuran pelajar Cadas Pangeran ini.
Luka Serius dan Tanggung Jawab Sosial
Dua pelajar mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan intensif. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi tawuran pelajar Cadas Pangeran atau bentuk kekerasan remaja lainnya.
“Orang tua dan sekolah harus lebih aktif mengawasi anak-anak mereka di luar jam sekolah,” tegas Joko.
Solusi Jangka Panjang
Pemerintah daerah dan instansi pendidikan diminta mengaktifkan program pembinaan karakter, konseling, dan kegiatan positif guna mencegah tawuran pelajar Cadas Pangeran terulang.
Sumber: TribunJabar.id – Janjian Lewat Media Sosial, Gerombolan Pelajar Tawuran di Cadas Pangeran Sumedang,
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

