Sekitarbandung.com – Pada 2 Maret 2026 kemarin, bangsa Indonesia meneteskan air mata karena kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, yang tutup usia di umur 90 tahun.
Bahkan, negara memberikan instruksi yang bersifat sangat segera untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari guna menghormati wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno.
Ia pernah menduduki posisi puncak sebagai Panglima ABRI (1988-1993), lalu berlanjut menjadi Wakil Presiden mendampingi Soeharto (1993-1998). Namun, di balik bintang empat di pundaknya, tersimpan fakta yang bikin merinding.
Di era Orde Baru, sangatlah mudah bagi pejabat sekelas dirinya untuk menunjuk tanah mana saja dan menjadikannya istana pribadi. Tetapi, apakah kamu tahu apa yang dilakukannya saat itu?
Untuk membeli rumah pensiunannya di daerah Purwakarta, Menteng, ia memutuskan untuk membelinya dengan cara mencicil selama 15 tahun. Sekali lagi, 15 tahun. Bukan waktu yang singkat untuk melalui itu semua.
Sebagai mantan Panglima, Angkatan Darat sebenarnya berniat membelikan rumah untuknya secara tunai. Namun, ia menolaknya secara mentah-mentah.
Ia bersikeras membayar rumah itu menggunakan uang pensiunannya sendiri dengan cara diangsur. Ia tidak ingin membebani uang negara sepeser pun.
Integritas ini tak lahir dalam semalam. Ia sudah mengabdi sejak usianya masih belasan tahun dengan menjadi kurir militer (pembawa pesan) di masa kemerdekaan.
Ia mempertaruhkan nyawanya keluar masuk garis musuh, hingga akhirnya diangkat menjadi ajudan kepercayaan Presiden Soeharto pada saat itu.
Kini, sang Jenderal panutan telah berpulang. Jasadnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dengan upacara militer penuh penghormatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ia pergi meninggalkan warisan yang jauh lebih mahal dari harta, yaitu sebuah nama yang bersih tanpa cacat.
Di tengah maraknya pejabat yang suka pamer harta dan korupsi hari ini, kisah Jenderal Try Sutrisno adalah tamparan keras bagi kita semua. Selamat jalan, Try Sutrisno.
Baca Juga: Kabar Duka, Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

