Sekitarbandung.com – Usai mencuri helm kala bubaran konser di Sudimoro, Kota Malang, pada Minggu, 8 Februari 2026, BEM Polinema akhirnya mengambil langkah tegas.
Melalui unggahan akun Instagram @bempolinema pada Kamis (19/2/2026), langkah tegas tersebut berupa pemberhentian atas nama Rifqi Hilmi Mubarok, jurusan Teknologi Informasi dengan NIM 244107060110, sebagai Staf Kementerian Agama.
Penetapan Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang pemberhentian Staf Kementerian Agama dari BEM Polinema tersebut merupakan bentuk tindak lanjut administratif atas dinamika yang terjadi.
Dalam unggahannya, BEM Polinema menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas kinerja, integritas kelembagaan, serta keberlangsungan koordinasi dan kepercayaan antarunsur dalam organisasi.
“Langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas kinerja, integritas kelembagaan, serta keberlangsungan koordinasi dan kepercayaan antarunsur dalam organisasi,” tulisnya dalam caption.
Sebagai informasi tambahan, pelaku tersebut merupakan seorang pria yang diduga mencuri helm usai bubaran konser NDX di Sudimoro, Kota Malang, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat pria yang diduga pencuri helm tersebut ketahuan oleh pemiliknya dan disoraki massa di tengah kemacetan kawasan Preston, Sudimoro, Kota Malang.
Dalam unggahannya, pelaku tampak tak kuasa menahan malu dan beberapa kali menutupi wajahnya. Jika dilihat dari pelat nomor sepeda motor Vario yang digunakannya, pelaku diketahui berasal dari Kediri.
Bahkan, suasana semakin ramai ketika massa yang emosinya sudah tak terbendung, baik yang berada di pinggir jalan maupun di tengah kemacetan, menyoraki pelaku dengan tawa keras sambil menghampirinya.
Momen tersebut pun sontak menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka menyebut bahwa hukuman sosial seperti ini dinilai lebih efektif dibandingkan pelaku harus digebuki ramai-ramai.
Selain itu, sejumlah warganet juga mempertanyakan bagaimana pelaku bisa terpikir mencuri helm di tengah situasi bubaran konser dengan kondisi kemacetan yang begitu panjang.
Dalam kolom komentar, pemilik helm asli atau korban mengapresiasi peran tukang parkir yang berhasil menciduk helm miliknya yang disembunyikan di dalam jaket pelaku.
Baca Juga: Diduga Pencuri Helm Kala Bubaran Konser di Sudimoro Kota Malang Ketahuan Pemilik dan Disoraki Massa

