Waspada Tawon Vespa affinis, Yuk Kenali Bahayanya Sebelum Terlambat!

Sekitarbandung.com – Seorang warga Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bernama Slamet Arifianto (53) meninggal dunia setelah diserang tawon saat membersihkan tandon

Dicky Wicaksono

Waspada Tawon Vespa affinis, Yuk Kenali Bahayanya Sebelum Terlambat!
Waspada Tawon Vespa affinis, Yuk Kenali Bahayanya Sebelum Terlambat! (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Seorang warga Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bernama Slamet Arifianto (53) meninggal dunia setelah diserang tawon saat membersihkan tandon air pada Kamis (26/2/2026).

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap keberadaan sarang tawon di sekitar rumah.

Apa Itu Tawon Vespa affinis?

Vespa affinis merupakan jenis tawon berukuran lebih besar dibandingkan tawon biasa dan bersifat predator dengan ciri-ciri fisik sebagai berikut:

  • Tubuh berwarna hitam kecokelatan
  • Memiliki garis oranye atau kuning di bagian perut
  • Panjang sekitar 2-3 cm
  • Sarang berbentuk bulat menyerupai bola kertas

Di Mana Biasanya Bersarang?

Sarang Vespa affinis sering ditemukan di:

  • Atap rumah atau plafon
  • Pohon rindang
  • Sudut bangunan tinggi
  • Tandon air

NB: Jika sarang terganggu, tawon dapat menyerang secara berkelompok dan berulang kali.

Baca Juga: Pemprov Jabar Siapkan Hotline untuk Warga Jabar di Timur Tengah

Apa Risikonya?

Sengatan Vespa affinis mengandung racun yang dapat memicu nyeri hebat, bengkak, reaksi alergi berat, hingga gangguan organ apabila seseorang tersengat dalam jumlah banyak.

Fakta menariknya, tawon ini mampu mengenali ancaman dan memberikan sinyal kepada koloninya untuk menyerang secara bersama-sama.

Langkah Pencegahan

Jika menemukan sarang, lakukan hal-hal berikut:

  • Jangan dipukul atau dibakar
  • Jaga jarak aman
  • Hindari getaran atau suara keras
  • Segera koordinasikan dengan petugas desa atau pihak setempat

Jika tersengat, lakukan langkah berikut:

  • Segera menjauh dari lokasi
  • Kompres dingin pada area sengatan
  • Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas atau pusing
  • Minum antihistamin apabila diperlukan

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Kamis (5/3/2026) mengimbau masyarakat agar tidak menangani sendiri sarang tawon berukuran besar.

“Wargi Jabar, jangan tangani sendiri sarang tawon besar. Segera hubungi 112 untuk nomor panggilan darurat terpadu dan 113 untuk nomor darurat pemadam kebakaran,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Tim Damkar tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga memiliki tim rescue yang terlatih untuk mengevakuasi sarang tawon menggunakan perlengkapan dan pakaian khusus.

Baca Juga: Akses Pendidikan untuk Semua, Berikut Data Sekolah Luar Biasa di Kota Bandung!

Related Post

Tinggalkan komentar