Sekitarbandung.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji perubahan nama terhadap 16 taman kota untuk menyesuaikan penamaan.
Langkah tersebut disesuaikan dengan identitas budaya, lokasi, dan kebiasaan masyarakat setempat, sekaligus memudahkan warga mengenali ruang publiknya.
Rencana ini melibatkan kajian bersama budayawan dan sejarawan agar dasar penamaan benar-benar kuat secara sosial dan historis.
Menurut Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, banyak taman yang saat ini menggunakan nama tematik tetapi dinilai kurang relevan lagi sekaligus belum mencerminkan karakter wilayahnya.
Oleh karena itu, nama-nama baru yang mengacu pada toponomi (nama daerah) rancangan akan menjadi acuan dalam perubahan.
Berikut 16 taman di Kota Bandung yang diusulkan akan diganti namanya:
- Taman Lansia
- Taman Film
- Taman Superhero
- Taman Pers
- Taman Kandaga Puspa
- Taman Inklusi
- Taman Foto
- Taman Pet Park
- Taman Fitness
- Taman Pasopati
- Taman Vanda
- Taman Gesit
- Taman Radio
- Taman Lapang Supratman
- Taman Music Centrum
- Taman Anak Tongkeng
Baca Juga: Meski Telah Ditertibkan Petugas, Jalan Tamansari Depan Area Bandung Zoo Tetap Terjadi Parkir Liar
Nama-nama tersebut pada awalnya diberikan berdasarkan tema tertentu, namun kini dirasa perlu penyesuaian agar lebih merepresentasikan sejarah dan kebiasaan warga di sekitar taman serta memudahkan identifikasi secara geografis.
Misalnya, beberapa taman tematik yang sudah lama ada seperti Taman Fitnes dan Taman Foto disebut tidak lagi menampilkan fungsi ekslusif sesuai namanya, sehingga perlu diselaraskan dengan karakter lokal kawasan masing-masing.
Untuk memastikan perubahan nama ini berjalan tepat dan tetap mempertahankan nilai budaya Kota Bandung, DPKP Kota Bandung bersama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan melakukan kajian yang mencakup nilai sejarah, budaya lokal, dan toponomi (penamaan berdasar lokasi).
Proses penetapan nama baru ini juga dipandang penting guna mengembalikan nilai sosial ruang publik sekaligus merangkul kedekatan taman dengan identitas warga yang tinggal di sekitarnya.
Meski demikian, Penataan ruang publik ini akan terus dievaluasi secara menyeluruh, dan pergantian nama taman bukan semata soal nomenklatur saja tetapi juga terkait peningkatan fungsi dan relevansi taman bagi warga Bandung.
Perubahan nama 16 taman ini menjadi langkah penting agar ruang terbuka hijau di Kota Bandung tidak hanya sebagai ruang rekreasi tetapi juga sebagai simbol budaya lokal yang kuat dan mudah dikenali masyarakat luas.
Baca Juga: Revitalisasi Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung Rampung, Kini Telah Dibuka Secara Umum

