Monumen Sepatu Cibaduyut Akan Dibangun Kembali, Simbol Kejayaan Sepatu Bandung

sekitarbandung.com – Monumen Sepatu Cibaduyut, simbol kejayaan industri sepatu Kota Bandung, dipastikan akan dibangun kembali. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan rencana ini tetap berjalan

Aracely Azwa

Monumen Sepatu Cibaduyut Akan Dibangun Kembali, Simbol Kejayaan Sepatu Bandung

sekitarbandung.com – Monumen Sepatu Cibaduyut, simbol kejayaan industri sepatu Kota Bandung, dipastikan akan dibangun kembali. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan rencana ini tetap berjalan meski masih terkendala anggaran.

Farhan menjelaskan bahwa biaya pembongkaran monumen relatif murah, tetapi pemasangan kembali di lokasi baru justru memakan biaya lebih besar.

“Dicopotnya sih murah, tapi pasangnya itu biayanya satu setengah kali dari anggaran awal. Saya sedang upayakan tambahan anggaran untuk memindahkan monumen ini,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga: Penambahan Rombel Bandung: Solusi Akses Pendidikan yang Hadapi Tantangan

Lokasi Baru Monumen Sepatu Cibaduyut

Pemkot Bandung kini mengkaji beberapa titik yang dinilai strategis dan mampu menarik minat wisatawan. Lokasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berdirinya monumen, tetapi juga menghidupkan kembali nama besar Cibaduyut sebagai sentra industri sepatu terbesar di Indonesia.

Farhan menegaskan monumen ini adalah simbol warisan budaya sekaligus potensi wisata.

“Monumen ini harus berada di tempat yang pas supaya orang datang, berfoto, lalu ingat sepatu terbaik ada di Bandung,” jelasnya.

Peran Monumen Sepatu Cibaduyut untuk Pariwisata dan UMKM

Pemkot Bandung menargetkan monumen ini menjadi ikon baru yang menggerakkan sektor ekonomi kreatif. Dengan penempatan yang tepat, diharapkan monumen ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus promosi produk sepatu lokal.

Cibaduyut sendiri sudah lama dikenal sebagai pusat produksi sepatu berkualitas di Indonesia, bahkan hingga pasar internasional.

Tantangan Anggaran dan Realisasi Proyek

Meski perencanaan sudah matang, Farhan mengakui kendala utama saat ini adalah pendanaan.

“Belum ada duitnya. Tapi nanti pasti dipasang lagi,” tegasnya.

Pemkot tengah mencari sumber anggaran tambahan agar proyek dapat segera berjalan. Desain, aksesibilitas, dan estetika akan menjadi fokus agar monumen ini tidak sekadar hiasan kota, tetapi juga daya tarik wisata.

Sumber Resmi : Website Resmi Pemerintah Kota Bandung

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar