Satgas Pemantauan Atlet Porprov Jabar 2026 Kabupaten Bandung Resmi Disiapkan

sekitarbandung.com – Satgas Pemantauan Atlet Porprov Jabar 2026 Kabupaten Bandung resmi disiapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Tim khusus ini akan memantau perkembangan atlet sejak September

Aracely Azwa

Satgas Pemantauan Atlet Porprov Jabar 2026 Kabupaten Bandung Resmi Disiapkan

sekitarbandung.com – Satgas Pemantauan Atlet Porprov Jabar 2026 Kabupaten Bandung resmi disiapkan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Tim khusus ini akan memantau perkembangan atlet sejak September 2025 guna memastikan kesiapan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, ajang olahraga terbesar di provinsi tersebut.

“Satgas ini kami bentuk agar pembinaan berjalan terarah. Data lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan strategi capaian medali,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna, Rabu (27/8/2025).

Peran Satgas Pemantauan Atlet

Satgas ini akan memonitor kondisi fisik, mental, hingga program latihan atlet Kabupaten Bandung. Hasil pemantauan kemudian dilaporkan secara rutin sebagai bahan evaluasi bersama KONI Kabupaten Bandung.

Langkah ini disebut sebagai strategi kunci agar Kabupaten Bandung dapat mempertahankan tradisi juara umum di Porprov Jabar.

Baca Juga: Gugatan Bandung Zoo, Pemkot Bandung Tegaskan Siap Hadapi di Pengadilan

Cabang Olahraga Prioritas

Menurut Dadang, cabang olahraga (cabor) yang memiliki peluang besar mendulang medali emas akan mendapat perhatian khusus. Namun, pembinaan tetap merata di semua cabor agar setiap atlet berkesempatan menunjukkan potensi terbaiknya.

“Target medali emas memang penting, tapi semangat sportifitas dan pemerataan pembinaan juga harus dijaga,” tambah Dadang.

Tantangan Anggaran Pembinaan Atlet

Salah satu kendala utama dalam persiapan Porprov adalah keterbatasan anggaran. Dadang mengakui dana yang tersedia belum mencukupi seluruh kebutuhan pembinaan.

Meski begitu, Pemkab Bandung akan menutupi kekurangan melalui dukungan pihak ketiga seperti sponsor, CSR perusahaan, serta penyesuaian anggaran daerah.

“Motivasi atlet tidak boleh turun hanya karena dana. Kami carikan solusi agar kebutuhan dasar pembinaan tetap terpenuhi,” tegasnya.

Skema “Bapak Angkat” untuk Atlet dan Cabang Olahraga

Selain Satgas, Pemkab Bandung kembali menerapkan pola “Bapak Angkat”, yaitu skema dukungan dari masyarakat, komunitas, maupun pihak swasta untuk memberikan bantuan moral maupun material kepada atlet.

Skema ini sudah beberapa kali diterapkan dalam ajang sebelumnya dan terbukti mampu membantu menjaga semangat atlet dalam menjalani latihan intensif.

Kolaborasi dengan KONI dan Komunitas Olahraga

Bupati Bandung juga meminta KONI Kabupaten Bandung memperluas sinergi dengan sekolah, klub olahraga, serta komunitas. Menurutnya, pembinaan atlet tidak boleh hanya berorientasi pada Porprov, melainkan proses berkelanjutan.

Sebagai informasi, daftar resmi cabang olahraga yang dipertandingkan serta regulasi teknis Porprov bisa diakses melalui laman KONI Jawa Barat. Hal ini penting agar semua pihak memahami aturan main dan persiapan bisa lebih terarah.

Harapan Juara Umum di Porprov Jabar 2026

Kabupaten Bandung dikenal sebagai salah satu daerah dengan tradisi olahraga kuat di Jawa Barat. Pada Porprov sebelumnya, Bandung sering menjadi juara umum.

Dengan terbentuknya Satgas Pemantauan Atlet Porprov Jabar 2026 Kabupaten Bandung, ditambah dukungan KONI, masyarakat, dan pemerintah, Dadang optimis bisa mengulang prestasi itu.

“Dengan kerja keras Satgas, dukungan KONI, dan kolaborasi semua pihak, saya yakin Kabupaten Bandung bisa kembali merebut juara umum di Porprov Jabar 2026,” tutupnya.

Dengan persiapan matang, Kabupaten Bandung berharap bukan hanya meraih juara umum, tetapi juga mencetak atlet berprestasi yang bisa melangkah ke level nasional maupun internasional.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar