sekitarbandung.com – Upaya mempercepat transformasi teknologi UMKM terus mendapatkan dukungan kuat dari berbagai pihak, salah satunya dari BRI yang kembali menunjukkan komitmennya melalui keterlibatannya dalam PRABU Expo 2025. Pameran yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momentum penting untuk mendorong pelaku UMKM memahami, mempelajari, sekaligus mengadopsi teknologi modern agar mampu menembus pasar yang semakin kompetitif.
Dalam ajang yang digelar pada awal November tersebut, BRI tak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga memainkan peran sebagai mitra strategis yang membawa pesan besar: UMKM Indonesia harus siap bertransformasi menuju era digital jika ingin terus bertahan dan berkembang.
PRABU Expo 2025: Wadah Besar untuk UMKM Naik Kelas
PRABU Expo 2025 mengusung konsep kolaboratif dengan menghadirkan ribuan pelaku usaha, lembaga keuangan, institusi riset, hingga perusahaan teknologi. Tujuannya adalah menciptakan ruang interaksi yang mampu mempertemukan kebutuhan UMKM dengan solusi nyata yang dapat diterapkan langsung dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Berbagai workshop, demo teknologi, dan sesi konsultasi bisnis turut meramaikan pameran ini. Mulai dari teknologi produksi, strategi pemasaran digital, pembiayaan usaha, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk efisiensi operasional.
Tema besar yang diangkat pemerintah tahun ini menekankan pentingnya inovasi dan modernisasi. Pelaku usaha diharapkan tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga memahami perubahan perilaku pasar yang kini bergerak cepat dan serba digital.
Baca Juga: bjb SiSuka Online: Deposito Digital Mudah dan Menguntungkan dari Bank bjb
BRI Hadir dengan Pendekatan Baru untuk Digitalisasi UMKM
Kontribusi BRI dalam PRABU Expo 2025 tidak berhenti pada penyediaan layanan pembiayaan. Bank tersebut menghadirkan pendekatan terintegrasi yang memadukan edukasi teknologi, pendampingan bisnis, serta akses modal usaha.
Di booth BRI, pengunjung dapat melihat langsung bagaimana UKM binaan BRI telah memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas dan volume produksi. Contoh yang ditampilkan meliputi:
-
penggunaan mesin pengering otomatis untuk usaha makanan,
-
sistem manajemen stok berbasis aplikasi,
-
pemasaran online terpadu melalui e-commerce,
-
penerapan QRIS dan pembayaran digital lainnya,
-
teknologi digital printing untuk mempercepat proses produksi kreatif.
Melalui contoh nyata tersebut, pelaku UMKM lain diharapkan dapat memperoleh gambaran jelas tentang bagaimana teknologi mampu memberikan dampak besar terhadap produktivitas.
Peran Digitalisasi dalam Mendorong Daya Saing UMKM
Transformasi teknologi UMKM menjadi kebutuhan mendesak di era serba cepat. Pelaku usaha yang mampu memanfaatkan teknologi cenderung lebih adaptif dan memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar.
Beberapa manfaat teknologi yang kini banyak dicari oleh UMKM antara lain:
1. Efisiensi Proses Produksi
Teknologi mesin modern dapat mempersingkat proses produksi dan meningkatkan kualitas secara konsisten.
2. Jangkauan Pasar Lebih Luas
Penggunaan platform digital membuka peluang pemasaran hingga ke luar negeri.
3. Pembukuan Lebih Rapi dan Akurat
Aplikasi pencatatan keuangan membantu UMKM mengelola arus kas lebih terstruktur.
4. Pembayaran Cepat dan Aman
Digital payment mempercepat transaksi dan memudahkan pelacakan penjualan.
BRI menilai bahwa empat aspek tersebut merupakan fondasi utama agar pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Business Matching: Jembatan Kolaborasi UMKM dan Investor
Salah satu acara yang paling diminati dalam PRABU Expo adalah sesi business matching. Di sinilah UMKM berkesempatan mempertemukan produk mereka dengan investor, supplier, dan platform pemasaran digital.
BRI turut berperan sebagai fasilitator yang memastikan pelaku UMKM memiliki persiapan matang sebelum memasuki sesi tersebut. Banyak peserta mengaku mendapatkan peluang baru yang sebelumnya tidak mereka bayangkan, mulai dari kerja sama distribusi hingga peluang ekspansi ke pasar internasional.
Dukungan Pemerintah Lewat Program Pembiayaan dan Teknologi
Dalam PRABU Expo 2025, pemerintah memperkenalkan program pembiayaan baru yang lebih fokus pada modernisasi produksi, termasuk:
-
Kredit Investasi Padat Karya (KUR Padat Karya) dengan target penyaluran besar di tahun 2025
-
Program bantuan mesin dan alat produksi melalui kolaborasi berbagai lembaga
-
Akses ke riset terapan dari BRIN untuk menciptakan produk bernilai tambah tinggi
Sinergi antara pemerintah, perbankan, dan lembaga riset menjadi penggerak penting pembangunan UMKM modern.
Peran BRI dalam Menguatkan Ekosistem Digital UMKM
Keterlibatan BRI dalam PRABU Expo 2025 menegaskan bahwa digitalisasi UMKM bukan sekadar wacana, tetapi sudah menjadi kebutuhan bisnis.
BRI terus menghadirkan:
-
pendampingan usaha berbasis digital,
-
akses pembiayaan yang mudah,
-
edukasi teknologi yang aplikatif,
-
jejaring bisnis skala nasional,
-
program inkubasi digital,
-
dan pengembangan produk-produk UMKM unggulan.
Dengan dukungan lengkap tersebut, pelaku usaha kini memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke ekosistem digital dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

