Sekitarbandung.com – Permasalahan banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat belakangan ini belum mendapatkan titik terang dari pemerintah.
Kendati demikian, emosi warga setempat yang terdampak justru dibuat campur aduk. Sebab, di daerah Aceh terlihat beberapa truk pengangkut kepala sawit sedang melintas di tengah kondisi wilayah yang masih dilanda bencana.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @cutnyakdindapuspita pada Selasa (9/12/2025), tampak di sepanjang jalan ketika masuk ke Pulau Tiga, Kabupaten Aceh Tamiang, warga melihat langsung hamparan pohon kelapa sawit sejauh mata memandang.
Lalu saat perjalanan pulang, di antara reruntuhan dan lumpur tebal, kemarin terlihat truk bermuatan sawit melintasi kawasan tersebut.
“Awalnya kami terdiam, emosi kami bercampur aduk. Kami kebingungan, bagaimana bisa ada manusia yang tidak punya rasa bersalah sebegini rupa,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: BRI Sindikasi Pembiayaan PT SSMS Senilai Rp5,2 Triliun Perkuat Industri Sawit
Dalam unggahannya, ia menyampaikan kekecewaannya atas apa yang dilakukan oleh pemerintah. Rumah mereka masih berlumpur, tetapi bisnis-bisnis para elite global di atas tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Rumah kami masih berlumpur. Bisnis kalian tetap berjalan ya,” tulisnya dalam unggahan.
Unggahan tersebut sontak menarik perhatian warganet. Banyak dari mereka yang turut menyayangkan respon pemerintah dalam menanggapi bencana ini, terutama Presiden Prabowo sebagai pimpinan tertinggi di Indonesia.
“Ngangkut sawit bisa, ngangkut bantuan tidak bisa,” ujar akun @beauty***.
“Presiden gak berani pidato secara nasional mengenai banjir ini,” ujar akun @panji***.
“Presiden lebih cinta sawit daripada rakyatnya,” ujar akun @rahma***.
Baca Juga: Dulu Dipindah dari Jawa, Kini Jadi Juragan Sawit di Sulawesi: Subhan Raup Rp15 Juta per Bulan

