Sekitarbandung.com – Konten kreator Resbob belakangan ini menjadi sorotan di media sosial karena menghina suku Sunda dan Viking Persib Bandung saat live streaming.
Meskipun ia telah meminta maaf secara terbuka melalui unggahan akun Instagram pribadinya @adimasfirdauss pada Kamis (11/12/2025) sore, banyak netizen yang enggan untuk memaafkannya.
Mayoritas dari mereka berharap ia diproses secara hukum. Selain pencemaran nama baik, ia juga menyetir mobil dalam kondisi mabuk. Tentu ini melanggar undang-undang yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sudah melaporkan Resbob ke pihak terkait agar ditindaklanjuti.
Ia melarang masyarakat untuk mengotori mulut dan tangan kepada Resbob. Hal ini dikarenakan demi kebaikan bersama.
Baca Juga: Konten Kreator Resbob Hina Suku Sunda, Wagub Jabar Minta Polisi Tangkap Pelaku
“Sudah dilaporkan, biarkan hukum yang menyentuhnya, jangan kotori mulut dan tangan kita lagi,” tegasnya.
Pernyataan Dedi tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan akun @wafimc_ di unggahan akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 terkait bagaimana proses penegakan hukum yang dilakukan Resbob.
“@adimasfirdauss < anak ini diapain pak? Prosesnya sampai mana? Belum baju orange nih,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, diketahui pria tersebut bernama Resbob alias Muhammad Adimas Firdaus. Ia tanpa ragu melontarkan hinaan yang menyinggung suku Sunda dan kelompok suporter Persib.
Dengan nada tinggi, ia berkata “suku Sunda anjing”. Bahkan mengarah pada penghinaan terhadap Viking atau Persib Bandung ia menyebut “Viking anjing, Persib Bandung anjing”.
Baca Juga: Hina Suku Sunda Saat Live Streaming, Akhirnya Konten Kreator Ini Minta Maaf ke Publik

