Sekitarbandung.com – Ferry Irwandi, WWF ID, dan Kitabisa menyalurkan bantuan dari masyarakat Indonesia ke dua kabupaten yang masih terisolir dari jalur logisitik darat yaitu Takengon dan Bener Meriah pada beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas masyarakat dan pasokan listrik mulai kembali meski belum sepenuhnya stabil. Listrik sudah menyala di sejumlah wilayah, namun di banyak titik belum beroperasi penuh.
Sementara itu, ketersediaan air dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan warga, meski jaringan seluler masih mengalami gangguan, dengan beberapa titik telah dipasangi layanan Starlink.
Namun, persoalan yang masih dihadapi adalah stok beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, seperti telur, yang mulai menipis akibat terputusnya jalur darat. Kondisi tersebut diperparah dengan distribusi ke masyarakat yang belum berjalan optimal.
Kebutuhan penanganan yang lebih serius masih ditemukan di desa-desa dan kampung di luar pusat kota. Sejumlah wilayah hanya dapat diakses melalui jalur udara, sementara lainnya harus ditempuh lewat jalur air.
Selain itu, pasokan listrik dan internet belum masuk, gas elpiji habis, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya semakin berkurang.
Saat ini, proses pemulihan jalur darat terus dilakukan oleh pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat bersama instansi terkait, termasuk PU, TNI, dan Polri.
Progresnya dinilai sangat baik, dengan beberapa jalur yang mulai terbuka. Diharapkan dalam waktu dekat Aceh Tengah, Bener Meriah, serta daerah lainnya dapat kembali terhubung sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih banyak, cepat, dan tepat sasaran.
Dilansir dari unggahan akun Instagram pribadinya @irwandiferry pada Minggu (14/12/2025), Ferry menegaskan bahwa perkembangan selanjutnya akan terus diperbarui secara berkala.
“Perkembangan selanjutnya akan terus diperbarui secara berkala,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Usai Disindir Anggota DPR Soal Donasi Rp10 Miliar, Begini Respons Ferry Irwandi

