Sekitarbandung.com – Dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan yang akan berlangsung pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Kebijakan tersebut memuat sejumlah langkah strategis yang akan diterapkan selama masa libur Nataru, di antaranya sebagai berikut:
- Monitoring lalu lintas dan angkutan umum
- Rekayasa lalu lintas secara situasional
- Penertiban parkir liar
- Pengamanan kawasan wisata dan rumah ibadah
- Pengamanan fly over saat malam pergantian tahun
Ramp Check Kendaraan: 8 Desember 2025 – 1 Januari 2026
- Terminal Cicaheum
- Terminal Leuwipanjang
- Pool bus pariwisata
Kegiatan ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan serta meminimalkan risiko kecelakaan selama periode libur panjang.
Pengawasan tarif bus ekonomi agar tetap sesuai regulasi
Penyediaan layanan kesehatan
Penyediaan ruang laktasi untuk kenyamanan penumpang
Penetapan kantong parkir khusus
- Area gereja
- Kawasan wisata
- Pusat perbelanjaan
Petugas akan disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan guna mencegah terjadinya kemacetan serta praktik parkir liar yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Personel Siaga Nataru
- 706 Personel Dinas Perhubungan Kota Bandung (dua sif, posko monitoring)
- 277 Personel Polrestabes Bandung di Pos Pengamanan
- 236 Personel di titik rawan kemacetan
Titik utama:
- Terminal Cicaheum
- Pospam di seluruh wilayah Kota Bandung
Tahun ini, berdasarkan hasil pemantauan, puncak pergerakan masyarakat diprediksi terjadi pada 20–21 Desember 2025 dan 24–25 Desember 2025, 28–29 Desember 2025, 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, serta 3–4 Januari 2026.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru 2025–2026, Berikut 3 Lokasi Rawan Kemacetan di Bandung Barat

