7 Sampah Berbahaya yang Ditemukan oleh Pandawara Group

Sekitarbandung.com – Pandawara Group kembali menjadi sorotan setelah mengungkap temuan tujuh jenis sampah berbahaya yang mencemari lingkungan dalam aksi bersih-bersih yang mereka lakukan di sejumlah

Dicky Wicaksono

7 Sampah Berbahaya yang Ditemukan oleh Pandawara Group
7 Sampah Berbahaya yang Ditemukan oleh Pandawara Group (Instagram/@pandawaragroup)

Sekitarbandung.com – Pandawara Group kembali menjadi sorotan setelah mengungkap temuan tujuh jenis sampah berbahaya yang mencemari lingkungan dalam aksi bersih-bersih yang mereka lakukan di sejumlah wilayah.

Sampah-sampah tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat apabila tidak ditangani dengan tepat. Ketujuh jenis sampah berbahaya tersebut di antaranya sebagai berikut:

  1. Jarum suntik bekas pasien yang tidak diketahui riwayat penyakitnya.
  2. Kantong CAPD, yakni kantong pengganti untuk cuci darah bekas pasien dengan riwayat penyakit gagal ginjal.
  3. Implan dan selang infus yang masih mengandung darah dan tidak diketahui berasal dari pasien dengan penyakit tertentu.
  4. Sampah-sampah yang diduga berkaitan dengan praktik penyantetan, yang dinilai berbahaya bagi sebagian masyarakat yang mempercayainya.
  5. Bangkai hewan berukuran besar yang berpotensi mengandung bakteri atau patogen berbahaya, seperti Escherichia coli, Salmonella, dan Leptospira.
  6. Sampah berskala besar seperti kasur, karpet, lemari, kursi, dan sejenisnya yang dapat menyumbat aliran sungai sehingga berpotensi memicu banjir.
  7. Sampah tajam seperti serpihan kaca, paku, dan benda berbahaya lainnya yang dapat mengancam keselamatan relawan atau masyarakat yang melakukan pembersihan sungai.

Baca Juga: Pandawara Group Imbau Masyarakat untuk Tidak Memberi Panggung dalam Kasus Perselingkuhan

Oleh karena itu, Pandawara Group melalui unggahan akun Instagram @pandawaragroup pada Selasa (30/12/2025), mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sungai.

“Jangan pernah menjadikan sungai sebagai tempat penampungan sampah. Mari kita jaga sungai kita. Karena di sungailah kehidupan kita mengalir,” ujarnya dalam video.

Baca Juga: Pandawa Group Buka Suara Terkait Deforestasi dan Alih Fungsi Lahan Perhutanan di Indonesia

Related Post

Tinggalkan komentar