Hampir Tiap Pagi Bakar Sampah di Tepi Sungai, Warga Gedebage Mengeluh

sekitarbandungcom – Asap dari pembakaran sampah pada pagi hari menjadi keluhan warga di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Aktivitas tersebut disebut terjadi di tepi sungai yang

Erna Cahya

Hampir Tiap Pagi Bakar Sampah di Tepi Sungai, Warga Gedebage Mengeluh
Asap dari pembakaran sampah pada pagi hari menjadi keluhan warga di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

sekitarbandungcom – Asap dari pembakaran sampah pada pagi hari menjadi keluhan warga di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

Aktivitas tersebut disebut terjadi di tepi sungai yang berada di antara Jalan Cimincrang dan kawasan Bumi Adipura.

Kondisi ini membuat persoalan kebersihan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sampah, tetapi juga cara sampah tersebut ditangani.

Pembakaran Sampah Terjadi Hampir Setiap Pagi

Keluhan warga berfokus pada aktivitas pembakaran sampah yang disebut berlangsung hampir setiap pagi di tepi sungai.

Lokasi yang dimaksud berada di sekitar Jalan Cimincrang dan Bumi Adipura, wilayah Gedebage, Kota Bandung.

Ketika sampah dibakar, asap dapat terlihat dari area sekitar dan berpotensi mengganggu warga yang sedang beraktivitas.

Informasi mengenai jenis sampah, jumlah tumpukan, maupun pihak yang melakukan pembakaran perlu dipastikan melalui pengamatan langsung atau keterangan dari warga dan petugas terkait.

Karena itu, rincian tersebut tidak sebaiknya disimpulkan tanpa data lapangan yang dapat diverifikasi.

Warga Keluhkan Asap Pembakaran Sampah

Bagi warga yang berada di sekitar lokasi, kemunculan asap pada pagi hari menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan.

Asap dan bau hasil pembakaran dapat terbawa angin menuju area permukiman atau jalan yang dilalui masyarakat.

Keluhan warga perlu dilihat sebagai masukan mengenai kondisi lingkungan setempat.

Namun, dampak kesehatan tertentu tidak dapat langsung disimpulkan hanya dari adanya keluhan.

Penilaian mengenai kualitas udara atau risiko kesehatan memerlukan pengukuran dan keterangan dari pihak yang memiliki kompetensi.

Baca juga: Kebakaran Lahan Punclut Bandung Berdampak pada 19 Warga, Mayoritas Alami ISPA

Tepi Sungai Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah

Keberadaan sampah di tepi sungai juga menjadi persoalan lingkungan karena sungai seharusnya tidak digunakan sebagai tempat pembuangan.

Sampah yang berada di sekitar aliran air berpotensi mengganggu kebersihan kawasan dan dapat terbawa ketika terjadi hujan atau peningkatan debit air.

Kebiasaan membakar sampah juga bukan solusi pengelolaan sampah yang dapat dilakukan sembarangan.

Jenis material yang dibakar, lokasi pembakaran, kondisi angin, serta cara pembakaran menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Pengelolaan sampah seharusnya dilakukan melalui cara yang sesuai dengan ketentuan dan fasilitas yang tersedia.

Warga Berharap Ada Penanganan dari Pihak Terkait

Keluhan mengenai pembakaran sampah dapat menjadi perhatian bagi pengelola lingkungan dan pemerintah setempat.

Penanganan tidak hanya menyangkut membersihkan sampah yang sudah menumpuk, tetapi juga mencari penyebab mengapa sampah dapat berada di lokasi tersebut.

Pengawasan di sekitar tepi sungai dapat dilakukan untuk mencegah pembuangan maupun pembakaran sampah berulang.

Warga juga dapat menyampaikan laporan kepada perangkat wilayah atau instansi terkait apabila persoalan terus terjadi.

Dengan laporan yang disertai lokasi, waktu kejadian, dan dokumentasi yang aman, petugas dapat memperoleh informasi yang lebih jelas untuk ditindaklanjuti.

Aturan tentang Pembakaran Sampah di Kota Bandung

Kota Bandung memiliki aturan mengenai pengelolaan sampah.

Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah tercatat dalam JDIH Kota Bandung sebagai regulasi mengenai pengelolaan sampah.

Ketentuan tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah di wilayah kota.

Selain itu, dokumen peraturan daerah Kota Bandung mengenai ketertiban dan kebersihan memuat ketentuan terkait pembakaran sampah serta pembuangan benda atau bahan padat ke dalam maupun sekitar sungai.

Karena status dan ketentuan setiap regulasi perlu dibaca sesuai dokumen yang berlaku, masyarakat sebaiknya merujuk JDIH Kota Bandung sebelum menyimpulkan jenis pelanggaran atau sanksi tertentu.

Pemerintah Kota Bandung juga memiliki satuan tugas yang berkaitan dengan penanganan sampah terpadu.

Keberadaan perangkat tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian dari penanganan lingkungan yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Cara Warga Mengurangi Masalah Sampah di Lingkungan

Warga dapat membantu mengurangi persoalan dengan tidak membuang sampah ke sungai atau tepi sungai.

Sampah dari rumah juga dapat dipilah sesuai jenisnya agar lebih mudah dikelola.

Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan, sedangkan sampah lainnya diarahkan ke layanan pengelolaan yang tersedia.

Untuk persoalan pembakaran di lokasi, warga sebaiknya tidak melakukan tindakan yang berisiko menimbulkan konflik.

Informasi mengenai kejadian dapat disampaikan kepada pihak berwenang atau pengelola lingkungan dengan mencantumkan waktu dan lokasi secara jelas.

Penanganan sampah di kawasan Gedebage membutuhkan kerja sama antara masyarakat, pengelola lingkungan, dan pemerintah.

Keluhan warga dapat menjadi titik awal untuk mengecek kondisi lapangan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Pemeriksaan lapangan juga penting agar penanganan tidak hanya bersifat sementara.

Jika ditemukan tumpukan sampah, petugas dapat menentukan kebutuhan pengangkutan dan pembersihan berdasarkan kondisi lokasi.

Sementara itu, warga dapat menjaga area sekitar sungai tetap bersih serta menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kondisi lingkungan.

Langkah sederhana tersebut membantu mengurangi potensi munculnya keluhan serupa pada hari berikutnya secara berulang.

Baca juga: Udara Bandung Terasa Lebih Dingin pada Malam hingga Pagi, Ini Sebabnya

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar