Sekitarbandung.com – Kolaborasi respon cepat penanganan kebersihan terkait tunawisma di Kota Bandung dilakukan melalui operasi PPKS jalanan pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 03.00-06.00 WIB.
Masing-masing regu terdiri dari Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, DLH, camat setempat, relawan, pekerja sosial, Linmas, serta Komisi Perlindungan Anak.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @humas_bandung pada Sabtu (17/1/2026), Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang atau barang kepada tunawisma di jalan agar mereka dapat memperoleh pendampingan, pembinaan, dan solusi yang lebih layak.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengintensifkan penanganan tunawisma, gelandangan, dan pengemis dalam rangka menjaga ketertiban, kenyamanan, serta citra kota menjelang long weekend.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa, menyebutkan bahwa secara umum kelompok tunawisma terbagi ke dalam tiga kategori utama, yakni gelandangan, pengemis, dan pemulung.
Baca Juga: Pemkot Bandung Imbau Masyarakat untuk Tidak Berikan Uang atau Barang ke Tunawisma
Berdasarkan data Dinsos, terjadi peningkatan jumlah pada ketiga kategori tersebut. Pada periode 2025, jumlah gelandangan tercatat sebanyak 156 jiwa, meningkat dari 113 jiwa pada 2024.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 129 jiwa telah dijangkau melalui Unit Social Response (USR), sementara 27 jiwa lainnya belum terjangkau.
Yorisa menjelaskan bahwa asal daerah para tunawisma tergolong beragam. Untuk kategori gelandangan, mayoritas berasal dari luar Kota Bandung dengan jumlah mencapai 125 jiwa.
Sementara itu, sebanyak 31 jiwa tercatat sebagai warga Kota Bandung. Daerah asal terbanyak di luar Bandung berasal dari Kabupaten Bandung, Garut, dan Bandung Barat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Bandung terus melakukan penanganan secara kolaboratif. Dinsos bekerja sama dengan Satpol PP, Damkar, DLH, DPKP, DP3A, serta unsur kewilayahan dalam melakukan penjangkauan dan penertiban secara rutin.
Baca Juga: Jelang Long Weekend, Dinsos Kota Bandung Intensifkan Penertiban Tunawisma

