Sekitarbandung.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyentil para penambang di Gunung Ciremai yang jumlahnya kurang lebih terdapat 10 orang atau bahkan lebih.
Dilansir dari unggahan akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Jumat (16/1/2026), terlihat Dedi menginterogasi para pekerja tersebut terkait besaran gaji yang didapatkan selama satu hari bekerja.
Para pekerja pun menjawab bahwa upah yang diterima berada di kisaran Rp 100.000 – Rp 150.000, tergantung mobil. Saat ini kondisi penambangan disebut sedang sepi dan hanya menyisakan pasir sejak ditindak oleh pemerintah.
Oleh karena itu, Dedi menegaskan bahwa penindakan yang dilakukan tidak pandang bulu. Baik rakyat kecil maupun besar, semuanya akan ditindak karena hal tersebut merupakan kewajibannya sebagai gubernur.
Sebagai contoh, ia menyinggung Gunung Kuda yang kini dibiayai oleh pemerintah setempat. Dedi menegaskan bahwa langkah yang diambilnya semata-mata untuk kepentingan rakyat, bukan demi kepentingan pribadi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Wacanakan Lepas Saham Bandara Kertajati, Dinilai Jadi Langkah Strategis
Oleh karena itu, Dedi secara tegas mengimbau agar mulai besok para pekerja menghentikan seluruh aktivitas penambangan yang dilakukan. Jika tetap membandel, ia menegaskan akan mempidanakan para pelaku.
Lebih lanjut, Dedi menawarkan alternatif pekerjaan dengan mengajak mereka menjadi penanam pohon di kawasan kaki Gunung Ciremai, terlebih saat ini dinilai sebagai waktu yang tepat karena memasuki musim hujan.
Menanggapi tawaran tersebut, karena tidak memiliki pilihan lain, para pekerja akhirnya menyetujui arahan yang diberikan. Dedi pun meminta jajarannya untuk mendata satu per satu identitas mereka.
Meski beberapa di antaranya tidak memiliki KTP dan sempat berniat melarikan diri, Dedi menegaskan bahwa dirinya sudah mengenali wajah mereka satu per satu.
Bahkan, beberapa pekerja yang berusaha bersembunyi langsung ditegur oleh Dedi. Ia menegaskan bahwa jika tetap tidak mau muncul, maka akan langsung ditangkap.
Baca Juga: KSPI dan Partai Buruh Soroti Kebijakan Upah, Dedi Mulyadi Jadi Perhatian

